oleh

Waspada Covid-19, Bupati Batalkan Kegiatan Lomba di Hari Jadi Kabupaten Tulungagung Ke-815

TULUNGAGUNG | optimistv.co.id – Bupati Tulungagung membatalkan rencana lomba mancing bersama dan lomba burung anggungan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Tulungagung, karena waspada covid-19, Minggu (29/11/20).

Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo, mengatakan “menghindari mudarat dengan tidak mengikuti kegiatan yang berkerumun merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama”.

Salah satunya, peduli pada sesama dengan sementara waktu menghindari kegiatan mengumpulkan massa dan berpotensi menjadi media penyebaran covid-19, imbuhnya.

Pembatalan dilakukan mengingat protokol kesehatan penularan covid-19 yang penyebarannya terus meluas.

Dengan pertimbangan kondisi terakhir Kabupaten Tulungagung, telah terjadi pandemi virus corona yang mewabah pada empat desa masuk zona merah yaitu : desa Ngujang, desa Gendingan, desa Kedungwaru dan desa Rejoangung semua desa itu berada di Kecamatan Kedungwaru.

Tersebarnya berita acara mancing bersama yang seyogyanya dilaksanakan tanggal (22/11/20) ditunda hari Minggu (29/11/20), namun bupati membatalkan acara tersebut dengan tidak memberikan ijin sehingga banyak warga yang kecewa.

Kegiatan acara mancing bersama warga itu diadakan di Sungai Ngrowo yang terletak pada empat desa,  yakni : Desa Mangunsari, Desa Tawangsari, Desa Plandaan dan Desa Ketanon semua berada pada Kecamatan Kedungwaru.

Sedangkan lomba burung anggungan yang akan dilaksanakan hari ini Minggu (29/11/20) juga tidak mendapatkan ijin, sebab meskipun pesertanya dibatasi dan menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak, mencuci tangan dan pakai masker dikhawatirkan penontonnya yang datang jauh lebih banyak daripada pesertanya sehingga dibatalkan.

Pemerintah daerah sebenarnya sangat mendukung kegiatan ini, tetapi mengingat pandemi yang semakin mengkhawatirkan “untuk itu sekarang jangan mengundang massa”, tegasnya.

Di Kabupaten Tulungagung sendiri kegiatan hajatan diperbolehkan, namun tetap dilakukan pembatasan-pembatasan tuan rumah hanya boleh mengundang kerabatnya saja.

Dalam pelaksanaan hajatan tidak boleh menyajikan hiburan yang bersifat mengundang massa, hajatan tetap ada batasan dan “aturan ini masih belum dicabut”, terangnya.

Maryoto Bhirowo pun menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan kegiatan ini, mengingat kegiatan itu untuk masyarakat Kabupaten Tulungagung dalam rangka Hari Jadi Kabupatennya.

Reporter : Sigit

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed