oleh

Wasis Kunto: Pahami Proses Pokir Biar Gak Gagal Pikir

Wasis Kunto Atmojo ketika dikonfirmasi wartawan.

Blitar | Optimistv.co.Id – Anggota DPRD Kabupaten Blitar, Wasis Kunto Atmojo akhirnya bereaksi  terkait dengan munculnya pemberitaan penolakan dana pokok pikiran (pokir) DPRD oleh Asosiasi Pemerintah Desa (APD)

“Aspirasi masyarakat yang digali saat dewan sedang melakukan reses kunjungan ke dapilnya itulah pokir. Sementara dalam Pelaksanaannya, pokir itu tidak serta merta bisa dilakukan karena harus melalui beberapa tahapan proses yang harus dilalui,”ujar Wasis.

Lebih lanjut Wasis Kunto mengatakan bahwa dalam proses pokir itu harus didahului dengan aspirasi. Jaring aspirasi yang berasal dari masyarakat yang menyampaikan ke dewan saat masa reses dewan. Selanjutnya proposal pokir tersebut akan dilakukan pengkajian dan evaluasi apakah yang diajukan tersebut sudah memenuhi unsur atau tidak.

“Kita tidak bisa memutuskan  pokir itu bisa dilaksanakan atau tidak.Selanjutnya jika sudah bisa memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan, maka pihak eksekutif dan legislatif secara bersama-sama akan menandatangani,” terangnya.

Wasis juga menambahkan bahwa jika ada kepala desa yang memang benar benar menolak pokir, maka harus ada hitam diatas putih. Karena kebutuhan pokir yang sangat banyak dengan anggaran yang terbatas sehingga tidak semua aspirasi masyarakat bisa terealisasi.

“Mangkane aku yo mek ngguyu(makanya saya Hanya tertawa) jika memang ada kepala desa yang menolak pokir ,”pungkas Wasis yang kental dengan logat jawanya.

Reporter : Muklas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed