oleh

Wagub Emil Dardak Sosialisasikan Pergub 53 Tahun 2020 di Blitar

BLITAR | optimistv.co.id – Kunjungan Wakil Gubenur Jatim, Emil Dardak di Blitar menyampaikan bahwa regulasi dari Peraturan Gubenur (Pergub) Jawa Timur (Jatim) Nomer 53 Tahun 2020 terkait operasi Yustisi, ini perlu ditegakan dengan semangatnya saling menjaga.

“Jadi ini bukan semangat untuk saling menghukum. Akan tetapi, kalau dengan tidak adanya sanksi, maka, protokol kesehatan Covid-19 ini sulit ditegakan,” ujar Emil usai berkoordinasi dengan Wali Kota Blitar, Santoso, di kantor Wali Kota, jalan Merdeka, Kota Blitar, Jum’at (18/9/2020).

Emil menjelaskan lebih lanjut, dari perkembangan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, saat ini sudah menyebar pesat di daerah-daerah lain yang ada di pelosok Jawa Timur. Sehingga ini perlu kewaspadaan dan pecegahan yang maksimal.

“Maka dari itu, Pergub 53 ini perlu kita sosialisasikan supaya masyarakat faham, bahwa sebagai aturan yang tidak menakut-nakuti,” tuturnya.

Sementara itu, terkait dengan penanganan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur dan angka kematian, Emil menyebutkan sangat cukup tinggi. Kata dia, jumlah kematian justru ada dari tenaga kesehatan (Nakes). Sehingga, pihaknya selalu berbenah diri.

“Dan tentunya setiap hari kita selalu benahi dengan tenaga ahli. Dengan begitu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh direktur rumah sakit untuk mengurangi jam pratek terhadap dokter yang umurnya diatas 60 tahun dan memiliki penyakit bawaan (komorbid) dan melengkapi alat pelindung diri (APD) yang berstandar dari World Health Organization (WHO),” jelas mantan Bupati Trenggalek ini.

Kemudian Emil Dardak mengatakan, dari 88 persen kasus kematian dari Nakes, justru yang meninggal tidak menangani pasien yang terjangkit Covid-19. Sehingga, pihaknya menghimbau kepada rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 untuk mensecreenning terhadap pasien yang akan mendapat tindakan intensif secara ketat.

“Termasuk rumah sakit di Blitar. Bukan hanya pasien Covid-nya, tapi non Covid juga harus di secreenning,” pungkas Wagub, mengakhiri steatment dan kunjunganya di Blitar.

Reporter : Muklas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed