oleh

Wabup Mojokerto, Gus Barra Terjun ke Lokasi Terdampak Bencana Alam dan Berikan Bantuan

MOJOKERTO | optimistv.co.id – Meninggalnya Supardi (56) warga Dusun Pemunggulan, Desa Kebontunggul, Gondang, Kabupaten Mojokerto, meninggal tertimpa tiang listrik dan pohon tumbang dan hancurnya sebuah warung dan rumah warga akibat tertimpa pohon saat hujan deras disertai angin kencang, pada Selasa (23/11/2021).

Hal tersebut menjadi perhatian Wakil Bupati Mojokerto H. Muhammad Al-Barra LC. M.Hum (Gus Barra ).

Ditenggah kesibukannya itu Gus Barra, Kamis Sore  (25/ 11/ 2021) masih bisa menyempatkan waktunya untuk Takziah ke rumah duka korban meninggal akibat tertimpa tiang listrik dan pohon besar itu.

Saat tiba di rumah duka, di Kebontunggul, Gus Barra yang juga menjabat sebagai Direktur ASC Fondation itu didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Abah Sholeh Watu ini didampingi keluarga Almarhum langsung melakukan Istighosah , dzikir dan kirim doa bersama untuk Almarhum Bapak Supardi, dan memberikan santunan kepada keluarga korban.

Wabup Mojokerto, H. Muhammad Albarra LC. M. Hum saat Takziah dan Gelar Doa Bersama Keluarga Korban yang Meninggal Dunia

Setelah itu Gus Barra yang didampingi Bu Lurah Kebontunggul, Ny. Siandi meninjau langsung lokasi atau menuju TKP dimana korban tertimpa listrik dan pohon besar dan meninggal ditempat kejadian.

Selain melihat lihat lokasi dimana korban tertimpa pohon dan tiang listrik, Gus Barra juga melihat kondisi warung warga setempat yang hancur berantakan akibat tertimpa pohon besar di area pemakaman itu.

Saat di lokasi kejadian, Gus Barra juga memberikan santunan dan beras kepada warga yang warung dan rumahnya hancur berantakan akibat tertimpa pohon besar.

Sementara itu usai meninjau lokasi kejadian pohon besar tumbang, Gus Barra mendakan Konferensi Pers kepada para wartawan yang meliput kegiatan sosialnya itu dan mengatakan saat kejadian waktu hujan deras disertai angin kencang korban berada di dalam rumahnya.

Wabup Mojokerto Berikan Bantuan kepada Terdampak Bencana Alam

Saat terjadi angin kencang diduga korban atau Almarhum panik, sehingga keluar dari rumahnya mencari tempat berteduh, namun justru disinyalir korban tertimpa tiang listrik dan pohon yang sehingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Gus Barra juga menyebutkan bahwa peristiwa angin kencang dan hujan deras itu juga merusak satu rumah milik warga  dan dua warung milik Lismiati dan Bapak Koir yang kondisinya rusak parah.

Untuk itulah dalam kesempatan ini Gus Barra menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada saat terjadi hujan intensitas tinggi disertai angin kencang saat ini .

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada saat hujan deras dan angin kencang . Jangan berteduh di pohon besar, sebab peristiwa ini juga pernah terjadi di Jolotundo Trawas berapa hari yang lalu, dan korbannya juga meninggal dunia di lokasi kejadian. Apalagi, kondisi saat ini hujan merata di wilayah Kabupaten Mojokerto maka dari kepada semua warga masyarakat harus selalu waspada dan hati hati saat hujan deras dan angin kencang usahakan jangan berteduh di bawah pohon besar,” ucap Gus Barra memberikan himbauan.

Dilain pihak saat ditanya para wartawan perihal bantuan yang diberikan itu berasal darimana, Gus Barra langsung mengatakan bahwa bantuan beras dan santunan uang kepada korban itu murni dari uang pribadinya, atau dari Yayasan ASC Fondation, yang memang yayasan yang dipimpinnya itu bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terkena musibah atau bencana alam, dan juga kegiatan sosial lainya untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan.

Reporter : Kartono

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed