oleh

Wabup Bersama Forkopimda Gelar Rakor Operasi Lilin Semeru 2021

TULUNGAGUNG | optimistv.co.id – Senin, (20/12/2021) Forkopimda Kabupaten Tulungagung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) “Operasi Lilin Semeru 2021” dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 – 2022 di Ruang Rapat Praja Mukti mulai pukul 08.30 WIB.

Selain Forkopimda Kabupaten Tulungagung, acara yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, SE juga dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah dan Stakeholder terkait.

Dalam Rakor tersebut, Wabup Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo menyampaikan sambutan terkait Nataru 2021-2022.

“Kegiatan perayaan Hari Natal dan Tahun Baru merupakan bagian penting bagi umat Kristiani. Mengingat kondisi pandemi СOVID-19 yang masih melanda negara kita saat ini, Pemkab Tulungagung tetap mengantisipasi resiko laju penularan Covid-19. Berkaca dari pengalaman tahun lalu, perayaan Natal dan Tahun Baru untuk tahun ini harus dilaksanakan secara antisipaten dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Wabup.

Peninjauan Gereja di Kecamatan Tulungagung

Dalam Ops Lilin Semeru 2021 ini, Pemkab Tulungagung bersama jajaran Kepolisian Tulungagung dan Kodim 0807 Tulungagung akan melakukan pengamanan pada wilayah yang berpotensi terdapat kerumunan masyarakat.

Untuk penempatan titik pengamanan difokuskan pada 3 titik perbatasan Kabupaten Tulungagung dengan Kabupaten sekitar.

“Seiring dengan mulai longgarnya kegiatan PPKM sebagai efek dari diturunkannya level PPKM tersebut, menyebabkan masyarakat kurang memperhatikan lagi prokes yang telah di tetapkan,” ujar Kapolres Tulungagung AKBP. Handono Subiakto, SH, SIK, MH.

Dari pemaparan Kapolres Tulungagung dapat disimpulkan bahwa dari banyaknya kerumunan massa di beberapa lokasi Mall, tempat hiburan/wisata, dan lokasi publik lainnya, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan kluster-kluster penyebaran Covid-19 di ruang publik, apalagi saat ini telah ditemukan virus varian baru yaitu Omicorn yang saat ini berdasarkan laporan dari Kemenkes RI sudah masuk ke wilayah Indonesia.

Peninjauan dan Penertiban di Apollo Supermall Tulungagung

“Kegiatan operasi ini akan dilaksanakan selama 10 hari, terhitung 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. Alun-alun Kabupaten Tulungagung direncanakan akan di tutup pada tahun baru mendatang. Selain itu, perayaan malam tahun baru akan ditiadakan. Kalau untuk perayaan Natal, kehadiraan jemaat gereja-gereja sebesar 50%, dan sudah vaksin. Kemudian berdasarkan undangan yang datang, akan ada pengamanan internal untuk pemeriksaan. Tempat wisata dan hiburan sebisa mungkin akan disosialisasikan untuk dilaksanakan penutupan atau pengurangan pengunjung,” ujar Kapolres Tulungagung.

Di akhir rangkaian Rakor, Jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung melaksanakan tinjauan lapangan untuk sosialisasi terkait pelaksanaan pengamanan Nataru di beberapa titik, yang diantaranya Stasiun Kereta Api Tulungagung, Apollo Supermall, Gereja Kristen Indonesia Kelurahan Kepatihan, Gereja Santamaria Kelurahan Kampungdalem, dan Pantai Gemah.

Wabup Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, SE saat Menyalurkan Bantuan Sosial kepada Terdampak Bencana Angin Puting Beliung

Selain itu, dilaksanakan tinjauan lapangan dan pemberian bantuan sosial kepada warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung.

Reporter : Budi Santoso

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed