oleh

Vaksinasi Covid-19 Sudah Diberikan untuk Forkopimda

TULUNGAGUNG | optimistv.co.id – Untuk memberikan kepercayaan masyarakat Kabupaten Tulungagung terhadap keamanan vaksin Covid-19, Forkopimda Kabupaten Tulungagung menerima vaksin Sinovac di Pendopo Kongasarum Kusumoning Bongso, Kamis (28/1)

Penyuntikan pertama vaksin sinovac Covid-19 oleh Komandan Kodim 0807 Tulungagung Letkol Mulyo Junaidi, Kepala Kejaksaan Negeri Anshari, Sekretaris Daerah Sukaji dilanjutkan jajaran forkopimda lain dan pejabat pemerintah serta tokoh masyarakat.

Prosesi penyutikan vaksin sinovac ditetapkan melalui empat tahap meja petugas medis, mereka akan diperiksa dan skrining sebelum disuntik.
Selain itu vaksinasi akan diberikan dua tahap dalam waktu 14 hari.

Pertama dilakukan verifikasi pendaftaran melalui aplikasi ” Peduli Lindungi” sesuai dengan tanggal pelayanan vaksinasi yang telah ditentukan.

Petugas kedua melakukan anamnase untuk melihat kesehatan dan mengidentifikasi kondisi penerima vaksin, dengan memeriksa suhu tubuh, tekanan darah diperiksa secara detail termasuk ada tidaknya penyakit penyerta (comorbid).

Petugas medis yang melaksanakan vaksinasi Covid-19

Kemudian di meja ketiga petugas medis memberikan vaksinasi secara intramuskular sesuai prinsip penyuntikan yang aman.

Meja keempat dilakukan pencatatan dan petugas mempersilahkan penerima vaksin menunggu 30 menit sebagai observasi untuk melihat gejala klinis, bila ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau kejadian medis yang tidak diinginkan setelah dilakukannya pemberian imunisasi.

Setelah itu penerima vaksin diberi kartu vaksinasi dan penanda edukasi pencegahan Covid-19, dan fase observasi dianggap selesai.

Sementara juru bicara gugus Covid-19 dr.Kasil Rohmat mengatakan, “ada beberapa kalangan pejabat hari ini belum bisa di vaksin karena kurang enak badan seperti flu, tensi tinggi itu nanti kalau sudah kondisinya fit baru akan di vaksin”.

Selain dilakukan vaksin di pendopo, “hari ini ada 40 Nakes di Kabupaten Tulungagung serentak melakukan vaksinasi, yakni puskesmas dan 2 rumah sakit swasta serta 6 rumah sakit pemerintah”, pungkasnya.

Reporter : Sigit

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed