oleh

TRC PPA Kutuk Keras Pelecehan Seksual oleh Oknum “Big Boss Pendidikan”

BANYUWANGI | optimistv.co.id – Oknum seorang pendidik di salah satu Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) bidang Perhotelan di Banyuwangi, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak didiknya.

Kelakuan bejat si oknum pendidik ini membuat dunia pendidikan di Banyuwangi tercoreng. Pasalnya, sebagai seorang pendidik, seharusnya dia berprilaku baik dan memberi contoh yang terbaik kepada anak didiknya. Namun sebaliknya, oknum pendidik berinisial AI yang juga sebagai Direktur tersebut diduga malah melakukan pelecehan seksual kepada siswi yang berinisial A (20 tahun).

Menurut korban, tindakan tidak bermoral dari AI itu terjadi sebelum bulan suci Ramadhan. Awalnya AI mengaku kalau suka dengan korban, namun ungkapan tersebut tidak diresponnya.

Karena ungkapan sukanya ditolak, diduga pelaku menggunakan cara lain untuk melakukan pendekatan, yaitu mengajak korban belanja di salah satu Mall di Rogojampi.

Selesai belanja, lanjut korban,dirinya diantar pulang. Dan ketika di dalam mobil, Al melakukan aksi yang tidak senonoh, mulai memegang tangan korban, kemudian diarahkan ke alat vital Al. Bahkan dia juga melakukan aksinya melebihi batas kewajaran, sehingga Korban berusaha untuk berontak.

Masih menurut korban, perlakuan bejat tersebut ternyata tidak berhenti disitu saja. Ketika dirinya bersama temannya berada di dalam kelas, tiba-tiba pelaku menyuruh temannya itu untuk keluar. Setelah itu, Al kembali melakukan aksinya dengan memaksa untuk mencium bibir korban.

Mendapat perlakuan memalukan, akhirnya korban korban menangis dan memberontak. Sesampainya di rumah, korban langsung mengadukan hal tersebut kepada orang tuanya.

Sementara NN, orang tua korban berharap agar Al diproses secara hukum yang berlaku, dan mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya.

“Saya yakin Polisi akan mengusut tuntas dan mengadili pelaku dengan seadil-adilnya atas perbuatan bejat yang dilakukan oknum pendidik di Banyuwangi ini, agar tidak sampai ada korban lagi,” katanya.

Sedangkan Ketua TRC PPA Korda Banyuwangi, Veri Kurniawan S.ST, mengutuk keras kejadian pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum seorang pendidik kepada anak didiknya tersebut.

“Kita akan mendampingi korban untuk melaporkan kelakuan bejat Al kepada pihak berwajib, agar diproses secara hukum. Kita akan lampirkan bukti-bukti dan saksi, untuk memperkuat laporan,” ungkap Veri.

Veri juga mengajak semua pihak, khususnya aktivis perempuan dan anak, serta media di Banyuwangi untuk mengawal kasus ini hingga tuntas, agar kejadian memalukan semacam ini tidak sampai terulang lagi.

Reporter : Amarta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed