oleh

Tradisi Unik Keresan Dusun Mengelo, Desa Sooko Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

MOJOKERTO | optimistv.co.id – Sudah menjadi tradisi tiap tahun warga Dusun Mengelo, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ini kalau memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tradisi yang sangat unik, yakni tradisi “Keresan”, yang diwarnai dengan pengajian umum.

Sementara itu Kepala Desa Sooko, Heppy Favian didampingi Polo Chalul Fidiyandan tokoh pemuda Hadi Alkes Sofwan mengatakan bahwa “Keresan” sendiri merupakan tradisi warga Dusun Mengelo yang digelar rutin tiap tahun.

Potret Kepala Desa Sooko, Heppy Favian saat Menghadiri Acara Keresan

Yakni tradisi berebut aneka hasil bumi , berbagai hasil home industri, peralatan dapur dan beragam hadiah lainya yang dipajang di pohon keres sebagai wujud rasa syukur kepada Alloh SWT.

Dijelaskan oleh Lurah Heppy, bahwa biasanya tiap tahun acara tersebut diawali dengan melakukan kirab keliling kampung yang diikuti oleh ratusan warga dan pengajian umum di Masjid Darussalam, Dusun Mengelo, namun karena kondisi alam masih dalam Pandemi Covid-19 dan adanya pembatasan PPKM, sehingga acara kirab ditiadakan, dan hanya pengajian umum saja yang diadakan serta Vaksinasi Covid-19.

Dalam tradisi tahunan Keresan ini , yang menjadi fokus utama dalam tradisi ini adalah dua pohon keres yang ditancapkan di tengah jalan desa atau tepat di sebelah timur jalan Masjid Darussalam.

Dua pohon keres disulap menjadi pohon yang dipenuhi berbagai buah, hasil bumi, aneka pakaian dan perabotan di bagian rantingnya.

Sedangkan Buah dan hasil bumi ataupun berbagai macam produk memang diikat di ranting pohon agar masyarakat tidak lupa atas berkah bulan maulid saat ini.

Diujung acara usai KH. Imam Muhajjir (Gus Hajjir) membacakan sholawat dan melantunkan doa, maka saat itulah ratusan warga yang sebelumnya sudah geram untuk merebut isi dari pohon keres langsung meringsek masuk dari garis batas yang di bentangkan oleh panitia.

Tidak hanya kaum pria, anak anak hingga ibu-ibu turut berebut hadiah buah keres.

Bahkan, ada juga yang nekat memanjat pohon keres hingga beberapa rantingnya patah.

Hadi Alkes Sofwan salah satu tokoh pemuda setempat mengatakan, pihaknya hampir setiap tahun mengadakan tradisi keresan yang di gelar di Dusun Mengelo ini, dan dirinya yakin kalau tradisi keresan ini memberikan berkah tersendiri bagi warga Mangelo dan sekitarnya.

Tokoh Pemuda Desa Sooko, Hadi Alkes Sofwan

Berbagai hadiah menarik yang dipasang di pohon keres ini merupakan hasil iuran warga Mengelo dan juga sumbangan dari para pengusaha rumahan yang ada di Dusun Mengelo, serta para Dermawan uang yang cinta kepada Baginda Rasulullah SAW.

Reporter : Kartono / Ririn Fadlilah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed