oleh

Tidak Pakai Masker, Puluhan Pengunjung Terjaring Operasi Yustisi

KEDIRI | optimistv.co.id – Giat Operasi Yustisi dilakukan anggota gabungan dari Polres Kediri, TNI, dan Satpol PP. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Daerah ( Perda ) Provinsi Jawa Timur Nomor 2 tahun 2020 dan Peraturan Bupati Nomor 44 tahun 2020.

Kapolres Kediri, AKBP. Lukman Cahyono menjelaskan operasi yustisi ini dalam rangka penegakan hukum terhadap protokol kesehatan dengan mobile, sistem sambil patroli. Selanjutnya memeriksa tempat keramaian seperti kafe terutama di seputaran Simpang Lima Gumul (SLG).

Petugas sedang melakukan sidang di tempat terhadap warga yang tidak menggunakan masker

Selain itu jika ada masyarakat yang tidak memakai masker, maka akan dilakukan penindakan dari Satpol PP. dengan dilakukan penindakan. “Untuk sanksinya berupa denda sesuai peraturan bupati nomor 44 tahun 2020, yaitu denda 100 ribu rupiah,” katanya. Sabtu (19/9) malam.

Dijelaskan Kapolres, dari operasi tersebut masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak memakai masker. Tak hanya itu petugas juga memeriksa identitas Kartu tanda Penduduk (KTP) yang keluar rumah termasuk barang bawaannya, apabila ditemukan barang yang dilarang seperti senjata tajam dan membawa obat-obatan “seperti narkoba, maka akan langsung ditindak langsung dan diserahkan ke anggota unit Reskrim.

Kapolres Kediri, AKBP. Lukman Cahyono memakaikan masker kepada warga yang terjaring operasi yustisi

Tak hanya itu, untuk sistem pembayaran sesuai dengan peraturan daerah (Perda) dilakukan di sidang pengadilan negeri, dan dendanya sesuai keputusan hakim, dan untuk peraturan bupati (perbub) nomor 44 tahun 2020 dilakukan tidak melalui sidang, namun hanya transfer ke kas umum daerah (KASDA) di Bank Jatim.

“Kami berharap dengan adanya operasi yustisi berupa denda, maka akan lebih memberi efek jera kepada masyarakat melanggar protokol kesehatan dan akan takut untuk tidak melanggar lagi,” ungkapnya.

Reporter : Edy Siswanto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed