oleh

Pungutan Biaya Seragam di SMA Negeri 1 Kalianget Bergulir ke Meja Aparat Penegak Hukum

SUMENEP | optimistv.co.id – Gonjang-ganjing persoalan penarikan uang seragam dan perlengkapan lainnya yang ditarik secara kolektif terhadap paserta didik baru tahun ajaran 2020 – 2021 yang dilakukan oleh Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, nampaknya mulai menjadi bola panas.

Sebab, persoalan pungutan biaya uang seragam yang dinilai terlalu tinggi (mahal) dan meresahkan orangtua murid itu saat ini telah dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep oleh Team 16.

Ketua Team 16 Sumenep, Moh. Fandari, SH, itu mengatakan, goncangnya perekonomian bangsa dimasa pandemi covid-19 ini bukan barang tentu banyak ditemui praktek-praktek di luar aturan.

“Bahkan kebutuhan seragam sekolah maupun perlengkapan lainnya menggelembung tinggi, dan itu kerap dijadikan azas manfaat bagi segelintir oknum,” Kata Moh. Fandari kepada media ini. Selasa (4/8/2020).

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Afan itu menyampaikan, seperti halnya pungutan biaya seragam yang dikeluarkan oleh SMA Negeri 1 Kalianget yang dibalut dengan koperasi sekolah ini patut diduga dijadikan lahan bisnis oleh oknum-oknum di SMA Negeri 1 Kalianget.

“Kemarin kita telah melaporkan persoalan tersebut ke Kejari Sumenep. Dengan tujuan penyegaran di dunia Pendidikan Sumenep,” lanjutnya.

Dikatakan Fandari, bahwa semua bukti-bukti dugaan praktek pungutan biaya uang seragam sekolah di luar aturan itu sudah ia dipenuhi.

“Jadi saat ini kita tinggal menunggu respon serta tindakan dari kawan-kawan Kejari Sumenep dalam beberapa hari kedepan,” imbuhnya.

Ia juga berharap, regulasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah yang selama ini masih belum diterapkan supaya segera disosialisasikan terhadap publik.

“Seperti PP No.17 tahun 2010 pasal 181 dan Permendikbud No. 45 tahun 2014 pasal 4, yang selama ini belum diterapkan akan lebih arief jika mulai disosialisasikan ketengah-tengah masyarakat,” tukasnya

Reporter : Amien – Endar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed