oleh

Puluhan Pedagang Pasar Ganding Luruk Kantor Disperindag Sumenep

SUMENEP | optimistv.co.id – Sebanyak 24 pedagang mingguan Pasar Tradisional Ganding, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, mendatangi kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep. Rabu 23 September 2020, sekira pukul 11.00 wib.

Kedatangan para pedagang tersebut adalah untuk menindak lanjuti terkait izin pembangunan Los di lahan kosong di area belakang Pasar Ganding yang saat ini telah selesai dibangun oleh oknun pedagang pasar setempat.

Menurut salah satu pedagang Pasar Ganding yang diketahui bernama Abu Yasid, kepada media optimistv.co.id., menyampaikan, bahwa dirinya dan para pedagang Pasar Ganding yang tidak mendapatkan bagian Los telah diberi izin oleh Kadisperindag Sumenep untuk membangun Los di area belakang Pasar Ganding.

“Jadi gini, saya sudah diberi izin oleh pak Kadis untuk membangun Los sebanyak empat puluh satu Los. Dan saya juga yang ditunjuk sebagai koordinator oleh para pedagang, hanya saja ukuran bangunannya dari pak Kadis,” katanya.

Lanjut dia, namun entah siapa yang telah memerintahkan H. Fauzi yang telah membangun Los di area belakang Pasar Ganding tersebut, dan ukuran bangunan Losnya itu bukan dari pak Kadis/Disperindag Sumenep.

“Setelah pembangunannya selesai saya ini tidak dapat kebagian Losnya, semua bangunan Los yang dibangun H. Fausi itu dijual bebas dengan harga 3 juta per-Los dengan ukuran bangunan 2 x 2,5 meter,” imbuhya.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Sumenep, Ardi, dengan tegas mengatakan, jika bangunan Los dibelakang area Pasar Ganding itu semuanya tidak berizin.

“Saya akan evaluasi semua bangunan Los yang dibelakang itu, cuman saya minta tolong kasih waktu. Semua Los yang di bagun di belakang itu samuanya tidak ada izinnya ini semua ulah oknum di Pasar Ganding,” ujarnya.

Karena saya tidak tahu kesepakatan antara para pedagang dengan pak Kadis seperti apa dulu, lanjut Ardy, maka saya akan koordinasi dulu dengan beliau. “Nanti saya sendiri dengan pak Kadis yang akan meninjau langsung ke Pasar Ganding,” ucapnya.

Ia menambahkan, ada sekitar 24 pedagang yang pernah datang ke Kantor Disperindag Sumenep yang meminta izin untuk membangun Los sendiri di Pasar Ganding.

“Mereka semuanya sudah ada kesepakatan dengan pak Kadis, cuman sampai saat ini mereka belum mendapatkan tempatnya atau tidak kebagian Los,” imbuhnya.

Reporter : Amien – Team

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed