oleh

Pimpinan dan Anggota DPRD Banyuwangi Beserta ASN Sekretariat Jalani Vaksin Covid -19 Tahap 2

BANYUWANGI | optimistv.co.id – Seluruh pimpinan dan anggota Dewan beserta ASN Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuwangi m enjalani vaksinasi covid-19 tahap 2, Senin (1/3)

Selain untuk mendukung percepatan penanganan virus Corona, kegiatan tersebut juga wujud teladan wakil rakyat kepada warganya tentang aman dan halalnya vaksin sinovac.

Suntikan Vaksinasi Covid -19 tahap 2 di gelar untuk Seluruh jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, dianggap perlu atau suatu kewajiban karena wakil rakyat bersentuhan langsung dengan masyarakat serta sebagai contoh untuk masyarakat, bahwasanya para dewan sadar akan suntikan vaksin covid-19 agar bisa terhindar dari penularan Covid -19

Pelaksanaan vaksinasi tersebut sebagai upaya ikhtiar anggota dewan Banyuwangi dalam mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Selain itu juga memberi contoh kepada masyarakat tentang aman dan halalnya vaksin sinovac.

Wakil Ketua DPRD Banyuwangi,  Michael Edi Hariyanto mengatakan, tingginya aktivitas wakil rakyat menjadi alasan anggota Dewan  melakukan vaksin bersama. Serta upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Pimpinan dan anggota DPRD Banyuwangi mendukung pelaksanaan vaksinasi covid-19 ini sebagai upaya mencegah penyebaran virus covid-19, ”

“Meski sudah melakukan vaksinasi saya tetap mengingatkan seluruh pihak, yang sudah mendapat suntikan vaksin sinovac agar tetap mengedepankan protokol kesehatan.” ucap Michael Edy Hariyanto, Senin (01/03/2021).

Sebelumnya, vaksinasi telah dilakukan kepada  forkompimda salah satunya Ketua DPRD dan sejumlah tokoh masyarakat. Oleh karenanya, sudah tidak ada keraguan masyarakat apabila mendapat giliran vaksinasi.

Kepala Puskesmas Sobo Kecamatan Banyuwangi, Dadang T mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi pimpinan dan anggota dewan berjalan dengan lancar.

Bagi anggota dewan yang akan menjalani vaksinasi terlebih dahulu melakukan serangkaian tahapan.

Mulai dari verifikasi data, pengecekan suhu badan, tensi darah temasuk juga pemeriksaan ada komorbid (penyakit bawaan) atau tidak.

Setelah menjalani vaksinasi, pimpinan dan anggota dewan menjalani observasi selama setengah jam untuk mengetahui ada madalah atau tidak.

“Bagi yang punya komorbid, diabetes, kanker, dan hipertensi secara otomatis tidak bisa mengikuti vaksinasi covid-19,” pungkas Dadang T.

Meskipun sudah mengikuti vaksinasi tetap terapkan 3M, Mencuci tangan pakai sabun, Menjaga Jarak, Memakai masker, ujar Dadang.

Reporter : Amarta IL – Mrt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed