oleh

PG Tjokir Lakukan Kerja Bakti Bersama BMI di Diwek

JOMBANG, optimistv.co.id – General Pabrik Gula Tjoekir beserta segenap karyawannya melakukan kerja bakti bersama Bintang Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Jombang. Dalam kegiatan tersebut juga melibatkan Kepala Desa Cukir beserta segenap perangkat desa, Camat Diwek, Danramil serta jajaran Polsek Diwek.

Menurut Ketua Bintang Muda Indonesia Kabupaten Jombang, Wahyudi, kerja bakti gabungan tersebut dimaksudkan guna sinergisitas dan silaturahmi bersama masyarakat se Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang.

“Dengan kerja bakti juga membuat badan berkeringat. Ada kombinasi gerakan fisik, berjalan, mengangkat, mengayun, naik, turun, atau menahan. Memang melelahkan, tetapi bagi saya ini sangat memuaskan untuk membakar kalori seperti olahraga,” tuturnya, Jumat, 18 Desember 2020.

Ditambahkannya, setiap orang perlu mencoba hal ini, karena sesuai dengan kemampuan tanpa harus memaksa diri. Kegiatan potong rumput membersihkan, atau sekedar mengangkat tanaman yang sudah dipotong.

“Salah satu wujud kehidupan bergotong royong, Silaturahmi, dilakukan untuk membersihkan lingkungan diperoleh dari kehidupan bermasyarakat termasuk melalui kerja bakti ini”, ucap Wahyudi, ketua Bintang Muda Indonesia Kabupaten Jombang

Selain itu, ada motivasi lain untuk mengikuti kerja bakti. Motivasi itu karena murni ingin membantu lingkungan, atau untuk kegotongroyongan dan manfaat sosial.

Di tempat sama, Kepala Desa Cukir, Sawung mengatakan, sisi positif kerja bakti ini adalah terciptanya silaturahmi antar tetangga. Dengan kerja bakti, mereka jadi saling bertemu dan mengetahui kabar masing-masing. Mengobrol tentang sekolah anak, pekerjaan, atau tentang rencana atau ide ke depan terkait lingkungan.

“Justru mengobrol dan silaturahmi ini sering lebih ramai dan menghibur, sambil memberi semangat untuk bekerja bakti. Sering ada saja yang melontarkan candaan untuk membuat suasana segar. Hal ini menciptakan rasa saling mengenal, kebersamaan dan kegotongroyongan,” ucap Sawung.

Hal senada juga diungkapkan General Manager Pabrik Gula Tjoekir, Zainal Arifin menyampaikan, kerja bakti salah satu bentuk refreshing. Kesibukan kerja membuat kehidupan seseorang monoton ngurusi kantor atau lingkungan kerja.

Kerja bakti adalah suasana santai, tanpa target, tanpa tuntutan tertentu. Ini adalah kehidupan sosial yang lain, benar-benar untuk mewujudkan kehidupan bertetangga. Kerja bakti perlu diberikan prioritas, agar orang memiliki variasi lingkungan.

Ditambahkan Zainal Arifin, lokasi kerja bakti seputar Pabrik Gula Tjoekir. Bersih bersih selokan, cabut Rumput liar dan tenang pohon tumbang. Kerja bakti tetap menggunakan protokol kesehatan, menggunakan masker, cuci tangan pakai air mengalir menggunakan sabun.

“Ini kan musim penghujan. Selain memutus mata rantai penyebaran Corona virus, juga mengantisipasi munculnya virus lain dan mengantisipasi timbulnya penyakit,” pungkas General Arifin usai kerja bakti.

Reporter : Budi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed