oleh

Penyaluran BLT DD + Lanjutan Pemdes Dawuhan dengan Prokes Covid-19

BLITAR | optimistv.co.id – Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), anggaran dana desa dialihkan menjadi BLT dana desa sebagai upaya perlindungan sosial. Pemerintah pun memperpanjang masa pemberian bantuan hingga akhir Desember 2020 lantaran belum pastinya akhir dari pandemi corona.

Agar program pemberian bantuan sosial ini terus berkelanjutan perlunya aturan dan persyaratan supaya tidak menimbulkan gejolak dimasyarakat

Pemerintah menetapkan sejumlah syarat bagi masyarakat untuk mendapatkan bantuan sosial tersebut, di antaranya adalah:

  1. Calon penerima merupakan masyarakat yang masuk dalam pendataan RT/RW dan berada di desa.
  2. Calon penerima adalah mereka yang kehilangan mata pencarian di tengah pandemi corona.
  3. Calon penerima tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) lain dari pemerintah pusat. Artinya, calon penerima BLT dari Dana Desa tidak menerima Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Paket Sembako, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hingga Kartu Prakerja.
  4. Jika calon penerima tidak mendapatkan bansos dari program lain, tetapi belum terdaftar oleh RT/RW, maka bisa mengkomunikasikannya ke aparat desa.
Babinsa, Kades Dawuhan, Warga, Ketua BPD, Kasi kesos, Pendamping desa

Menindaklanjuti dari kebijakan pemerintah pusat, Pemeritah Desa Dawuhan Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar terus menjalankan fungsi dan kewajibannya sebagai pelayan masyarakat.

Ahmad Muhibbudin.S.H.I Kepala Desa Dawuhan, saat ditemui di kantornya mengatakan, pihaknya (pemdes) selalu siap melayani kepentingan warga mulai dari kebutuhan fisik dan bangunan maupun keadministrasian di Desa Dawuhan. Babinsa bersama Babinkamtibmas terlihat kompak dalam melayani dan mensukseskan acara penyaluran bantuan tersebut.

Lebih lanjut Muhib (sapaan akrabnya) menjelaskan, terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap 1 yang dilaksanakan periode bulan April-Juni 2020 berlokasi di kantor Desa Dawuhan dengan penuh kepatuhan menjalankan protokol kesehatan.

Bahkan warga yang baru datang langsung diperiksa dan harus pakai masker, disuruh cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak.

“Penyaluran BLT DD di ini sebanyak 183 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga yang berhak menerima per bulannya 600 ribu rupiah.

Sementara BLT DD Lanjutan dari bulan Juli sampai bulan september masing-masing warga menerima 300 ribu rupiah, pungkas Muhib.

Reporter : Muklas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed