oleh

Pemkab Tulungagung Upayakan Pertumbuhan Ekonomi Semakin Baik

TULUNGAGUNG | optimistv.co.idDi tengah pandemi Covid-19 Pemerintah Kabupaten Tulungagung tetap berupaya mengendalikan inflasi pertumbuhan ekonomi, kelompok bahan pangan bergejolak (volatile food) dalam kisaran 5%.

Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, MM, menyampaikan hal ini kepada awak media usai membuka Sosialisasi Pengendalian Tingkat Inflasi di ruang Praja Mukti, Jum’at (4/6/2021) pagi.

Hadir dalam acara sosialisasi antara lain, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, Sekretaris Daerah, Drs. Sukaji, MM, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DR. Adi Prasetiya SE,MM serta jajaran OPD terkait dan tamu undangan.

“Pengendalian inflasi itu sangat penting, terutama di tengah masa pandemi Covid-19 yang akan menghambat pertumbuhan ekonomi. Kita menyadari aktifitas sangat terbatas, sehingga saat ini terjadi dua krisis yaitu kesehatan dan ekonomi,” terangnya.

Menurut Maryoto, krisis kesehatan sejauh ini bisa kita tekan, dan krisis ekonomi harus segera dibuka agar pertumbuhan ekonomi bisa berjalan dengan baik dan lancar.

“Upaya Kabupaten Tulungagung dilakukan dengan memperkuat empat pilar strategi yang mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan adanya komunikasi yang baik atau efektif dalam masa pendemi covid-19 ini,” kata Bupati Maryoto Birowo.

Kegiatan Sosialisasi Pengendalian Tingkat Inflasi di ruang Praja Mukti Pemkab Tulungagung

Implementasi strategi difokuskan untuk menjaga kesinambungan pasokan sepanjang waktu dan kelancaran distribusi antar daerah, lewat pemanfaatan teknologi informasi dan penguatan kerjasama antar daerah.

Selain itu adanya koordinasi  pemerintah pusat dan daerah dalam pengendalian inflasi tahun 2021, dimana Pemerintah daerah akan mendorong peningkatan peran UMKM lewat digitalisasi untuk mendukung pemulihan ekonomi dan stabilitas harga pangan.

“Pemerintah daerah akan memberikan kemudahan perijinan kepada UMKM dan usaha mikro, serta membantu kemudahan pemasaran,” katanya.

Saat musim pandemi covid-19 melanda negara Indonesia, inflasi sempat nimus 0,22, namun sekarang sudah tumbuh menuju 5,2 % dari sektor perikanan, perdagangan, IKM bidang industri handycraf.

Inflasi yang rendah dan stabil diharapkan mampu mendukung pemulihan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih baik.

“Kabupaten Tulungagung untuk leading sektor di bidang pokok pangan produksi pertanian sudah kita upayakan baik, dan mengharap kepada semua instansi terkait memberikan kemudahan bagi investor yang akan masuk Kabupaten Tulungagung,” harapnya.

Reporter : Sigit

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed