oleh

Pemkab Probolinggo – BPTP Jawa Timur Gelar Bimtek Perbenihan Benih Kelapa

PROBOLINGGO | optimistv.co.id – Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bekerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur menggelar bimbingan teknis (bimtek) perbenihan pengembangan benih/bibit unggul dan teknologi Balitbang (Balai Penelitian dan Pengembangan), Selasa (5/10/2021).

Kegiatan yang difokuskan untuk benih kelapa ini diikuti oleh 100 orang peserta terdiri dari penyuluh dan kelompok tani dari 7 (tujuh) kecamatan meliputi Kecamatan Wonomerto, Sukapura, Kuripan, Paiton, Kotaanyar, Pakuniran dan Krucil.

Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM penyuluh pertanian dan kelompok tani di bidang perbenihan.

“Rencananya nanti dari BPTP Jawa Timur ini ada kegiatan 3 komoditas pertanian berupa perbenihan padi varietas unggul baru, pembenihan alpukat yang akan dikembangkan komoditas Nursery Alpukat serta komoditas kelapa genjah,” katanya.

Menurut Mahbub, untuk pembenihan alpukat akan dilakukan di wilayah Kecamatan Krucil.

Tujuannya untuk mengembangkan varietas-varietas lokal Probolinggo menjadi varietas unggulan nasional seperti varietas Rengganis.

“Untuk komoditas kelapa genjah akan dikembangkan di Desa Sumberkare Kecamatan Wonomerto. Disamping mengembangkan pembenihan, nanti arahnya bisa dipakai sebagai destinasi wisata. Pohonnya pendek-pendek dan bisa dimanfaatkan sebagai wisata petik kelapa muda. Komoditas ini akan dikembangkan di lahan seluas 8,5 hektar milik Perhutani bekerja sama dengan LMDH,” jelasnya.

Disamping bimtek jelas Mahbub, nantinya juga akan ada bantuan bibit dan sarana produksi lain untuk pengembangan perbenihan padi varietas unggul baru, pembenihan alpukat serta komoditas kelapa genjah.

“Harapannya program-program perbenihan ini bisa membawa dampak kepada masyarakat tani untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya,” harapnya.

Sementara Kepala Bidang Perkebunan DKPP Kabupaten Probolinggo Nurul Komaril Asri mengungkapkan untuk tahun 2021 ini ada 7 (tujuh) kecamatan yang akan mendapatkan hibah benih kelapa.

“Untuk hibah dari dana APBN diberikan kepada kelompok tani dengan benih kelapa genjah untuk lahan seluas 8,5 hektar di Kecamatan Wonomerto dan benih kelapa dalam di Kecamatan Sukapura, Krucil dan Paiton yang masing-masing kelompok tani mendapatkan 2.000 benih serta dari APBD untuk kelompok tani di Kecamatan Kotaanyar, Pakuniran dan Kuripan,” ungkapnya.

Nurul menerangkan sebenarna ini potensi untuk perbenihan karena yang diberikan otomatis adalah benih kelapa bersertifikat.

Kemudian penanamannya ngeblok sehingga tinggal nanti perawatannya. Jika perawatannya bagus sesuai dengan standar teknis perbenihan, kalau kelapa genjah itu sampai 5 tahun dan kelapa dalam antara 15 hingga 20 tahun itu bisa dijadikan sebagai bibit unggul.

“Harapan kami ke depan karena kelapa itu potensinya tinggi, terutama untuk bibit itu sangat tinggi karena se-Indonesia jarang. Oleh karena itu kebutuhan benih bersertifikat sangat tinggi, sehingga kalau bisa dibudidayakan,” jelasnya.

Nurul menegaskan bimtek ini memberikan wawasan kepada petani terkait perbenihan.

Karena Probolinggo ini dulunya potensi kelapanya sangat banyak sekali. Kelapa ini kebutuhannya setiap hari banyak dan tidak akan pernah putus harganya.

Sekarang ini habis salah satunya karena serangan hama.

“Dengan hibah ini harapan kita mempunyai potensi untuk kebun bibit induk pohon indukan karena ngeblok. Sehingga tinggal perawatannya bagaimana yang akan diBulakukan. Kalau perawatannya bagus nanti bisa diusulkan untuk penyediaan bibit bersertifikat yang nantinya bekerja sama dengan UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih,” pungkasnya. (Hms)

Reporter : Nanang. S

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed