oleh

“Pemkab – DPRD Tak Harmonis” Paripurna RPJMD Blitar Gagal Digelar

BLITAR | optimistv.co.id – Hubungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Rini Syarifah dan Rahmad Santoso dengan DPRD setempat, kabarnya saat ini diduga menjadi tidak harmonis. Indikasi ini diperjelas dengan adanya rapat paripurna penandatanganan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang digelar, Jum’at (16/4/2021) pukul 20.00 WIB, gagal digelar.

Penyebab gagalnya rapat belum diketahui secara pasti. Paripurna RPJMD tersebut merupakan pertama antara Pemkab dibawah Bupati dan Wakil Bupati, Rini Syarifah – Rahmad Santoso setelah berhasil mengalahkan pasangan incumben, Rijanto – Marhaenis Urip Widodo pada Pilkada 2020 kemarin.

Berdasarkan pantauan optimistv.co.id, tampak beberapa anggota dewan meninggalkan gedung DPRD Kabupaten Blitar dengan menggunakan mobil pribadi sebelum rapat dimulai. Sebagian mereka sempat masuk ruangan rapat paripurna. Begitu juga Bupati dan Wakil Bupati Blitar, Rini Syarifah – Rahmad Santoso juga terlihat sudah hadir di DPRD.

Belasan wartawan yang menunggu rapat pun dibuat kecewa, lantaran agenda paripurna tersebut tidak jadi dilaksanakan. Belum ada konfirmasi resmi dari DPRD terkait gagalnya penandatangan RPJMD.

Sugianto, Anggota F-Gerindra saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa rapat paripurna memang gagal digelar, karena masih adanya tarik ulur.  Tapi dia tidak menjelaskan secara detil apa yang menjadi tarik ulur itu, menurutnya masih ada banyak yang perlu dievaluasi lagi.

“Semestinya hari ini ada rapat paripurna, tetapi karena ada sesuatu dan lain hal, akhirnya batal dilaksanakan,” ujar Sugianto.

Sementara itu, Bupati Blitar, Rini Syarifah terlihat berada di kantor DPRD hingga pukul 10.30 WIB. Sayangnya, Bupati yang akrab disapa Mak Rini ini tidak mau berkomentar apapun.

Sedangkan Wakil Bupati Blitar, Rahmad Santoso, ketika diwawancari wartawan terkait apa penyebab gagalnya rapat paripurna, beliau mengaku kalau dikarenakan ada gempa.

“Acara hari ini memang dibatalkan, karena ada alasan tertentu. Ya mungkin salah satunya karena gempa,” seloroh Wabup sambil beranjak pergi.

Reporter : Muklas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed