oleh

Pemdes Turus Gelar Selamatan di Beberapa Tempat

KEDIRI | optimistv.co.id – Bersih desa merupakan tradisi turun temurun yang sampai saat ini masih dijalankan oleh warga masyarakat khususnya di Pulau Jawa.

Ritual Bersih Desa dapat diartikan sebagai wujud rasa syukur warga desa atas nikmat yang diberikan Tuhan kepada masyarakat di suatu desa, baik dari hasil panen, kesehatan, dan kesejahteraan yang telah diperoleh selama satu tahun.

Selain itu, juga sebagai permohonan akan keselamatan dan kesejahteraan warga desa untuk satu tahun mendatang.

Seperti halnya yang dilakukan warga Desa Turus, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, setiap tahun melakukan kegiatan bersih desa, tepatnya pada Bulan Suro.

Disampaikan Kepala Desa Turus, Budi Santoso, kegiatan bersih desa pada Jum’at, 28 Agustus 2020 ini, dilakukan mulai pagi sampai malam, dengan menggelar selamatan di berbagai lokasi.

Di antaranya, Makam Umum Desa, Pasar, Padanyangan Eyang Joyo Guno dan Bulu-Bulu. “Ba’da Magrib kita juga melakukan kegiatan Istighotsah dan doa bersama di Masjid Bani Sholeh,” tuturnya.

Bersih desa ini, lanjut Budi Santoso, rutin dilakukan setiap tahun oleh warga masyarakat Desa Turus untuk mengirim do’a kepada para leluhur yang telah meninggal dunia. “Semoga segala dosa dan kekhilafannya diampuni, dan amal baiknya diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Kades yang akrab dengan warga ini.

Dengan pelaksanaan bersih desa tersebut, Budi Santoso berharap, ke depan desanya semakin maju, dan warga masyarakat semakin sejahtera. “Semoga dengan adanya bersih desa ini, seluruh warga Desa Turus terhindar dari balak, dianugerahi kesehatan, keselamatan, rejeki yang berlimpah, selalu rukun, aman dan tentram, serta dikabulakan semua keinginannya oleh Tuhan Yang Maha Esa,” harap Kades yang murah senyum ini.

Reporter : Ruchi – Mahbub

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed