oleh

Pembinaan dan Pelatihan Pokdarwis Desa Kepel Kabupaten Madiun

MADIUN | optimistv.co.id – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Bidang Pemasaran Pariwisata menggelar Pembinaan dan Pelatihan Ketrampilan Kerja Bagi Tenaga Kerja Masyarakat Lingkup Pariwisata di Desa Kepel Kecamatan Kare Kabupaten Madiun, Kamis (22/10/2020).

Adapun kegiatan mengambil tema ‘ Pengelolaan Outbound ‘ yang pelaksanaannya berlangsung selama dua hari dari tanggal 22-23 Oktober 2020. Dimana hari pertama penjelasan dari narasumber, sedangkan hari kedua praktek di lapangan.

Hadir pada acara tersebut Camat Kare, Kades Kepel, Danramil, Kapolsek, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga yang dalam hal ini diwakili Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan jajarannya, peserta Pokdarwis desa Kepel sebanyak 20 orang, serta narasumber dari Yogyakarta, Jawa Tengah, Aris.

Seperti yang disampaikan Camat Kare Kabupaten Madiun, Tarnu, bawasannya program ini sangat baik, tentu kita harus secara bersama-sama menyambut  dalam rangka pengembangan dan peningkatan serta optimalisasi pengelolaan potensi wisata yang ada di desa Kepel.

“Di Taman Gligi Kepel ini sejak dulu sudah move on dengan Gifopark (Gligi Forest Park), sekarang menjadi Taman Gligi Kepel. Ini sudah melakukan banyak hal luar biasa, yang mana Kadesnya sering berada diluar,” terangnya.

Tarnu menambahkan, karena masih adanya Covid-19 tetap menggunakan SOP kesehatan. Mudah-mudahan dengan adanya pembinaan dan pelatihan nanti dapat segera membangkitkan kembali potensi Taman Gligi menjadi destinasi wisata yang layak dan nyaman serta aman untuk dikunjungi bagi para wisatawan.

Camat Tarnu berharap bagi peserta pelatihan, nantinya diikuti dan diserap semua materi yang disampaikan dalam upaya bersama menambah bekal bagi kita untuk mengelola Taman Gligi dan sport-sport pariwisata lain dilingkup desa Kepel.

“Nantinya bisa meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan warga masyarakat dengan tetap memperhatikan Karakteristik lingkungan, serta mengutamakan keamanan. Baik keamanan jalur arus evakuasi keluar masuk dan juga keamanan pengunjung ditempat wisata,” jelasnya.

Sementara itu Kabid Pemasaran Pariwisata, Ibu Andri mewakili Kepala Disparpora mengatakan, bahwa pengelolaan outbound baik indoor maupun outdoor. Bagi kami di dinas menjadi salah satu indikator bahwa sudah ada sinergitas antara Pemda dengan Pokdarwis dan ibu-ibu pkk.

“Ini nanti yang menggarap pariwisata kedepan, kenapa dipilih tema ini karena memanfaatkan Taman Gligi. Dengan harapan setelah mendapat materi dari narasumber, nantinya akan termotivasi dan muncul ide-ide mau diapakan Taman Gligi nanti dan buat siapa,” ujarnya.

Lebih lanjut Kabid Andri menjelaskan, nanti ibu-ibu PKK, tokoh masyarakat yang berasal dari bu guru paud yang sasarannya nanti siswa-siswa itu sendiri, mudah-mudahan Taman Gligi ini tambah ramai sehingga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat sekitarnya.

Kedepannya pihak Dinas Pariwisata berharap dukungan supaya situasi tetap kondusif ditengah-tengah pandemi Covid-19, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Untuk peserta pelatihan supaya mengikuti dengan ikhlas, agar tidak beban setelah pelatihan nantinya segera diaplikasikan sehingga cepat jadi,” pungkasnya.

Acara selanjutnya penyampaian materi yang disampaikan oleh Aris narasumber dari Yogyakarta, Jawa Tengah.

Reporter : Benny

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed