oleh

Pelatihan Jiwa Wirausaha Pemuda Milenial Kabupaten Madiun

MADIUN | optimistv.co.id – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Madiun mengadakan pelatihan terkait pertanian tanaman Hortikultura dengan pemuda, yang diselenggarakan di lokasi wisata Umbul, Senin (12/10/2020).

Adapun kegiatan dilaksanakan selama empat hari, dari tanggal 12-15 Oktober 2020. Hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Anang Sulistijono, S.Sos, MSi yang sekaligus membuka acara pelatihan, Kabid Kepemudaan dan Olahraga, Ani Retnowati, SE beserta kelompok pemuda yang ikut pelatihan.

Sambutan Kepala Disparpora Anang, target pelatihan untuk hari ini adalah untuk merubah mindset pemuda, yang mana urusan bertani tadinya urusan bapak-bapak, mudah-mudahan nanti bertani menjadi pemikiran pemuda untuk mendapat sesuatu.

Lebih lanjut Anang menjelaskan, dari prakteknya mas Anang omsetnya satu bulan bisa mencapai 15 juta, gaji kepala dinas kalah itu harapan jangka pendeknya seperti itu.

“Untuk jangka panjang tentunya para pemuda bisa membuka wirausaha pertanian sendiri dan bisa mentransfer ilmunya ke lingkungan dan kelompok – kelompok pemuda yang lain,” terangnya.

Harapan Bupati bagaimana pemberdayaan pemuda dalam rangka mengubah mindset yang tadinya tidak atau kurang suka pada kegiatan pertanian nanti bisa mengarah sesuatu yang bisa merubah ekonomi mereka sendiri.

“Anang menambahkan, kalau untuk pendampingan khusus bukan hanya pihaknya Disparpora nanti Dinas Pertanian dari UNS juga mendampingi, termasuk Muspika yang bagian obyek pembinaan dari pemuda, agar semakin hari menjadi optimal dalam mengikuti pelatihan,” pungkasnya.

Sementara itu narasumber dari UNS, DR. Mujio menjelaskan bagaimana pemuda-pemudi Kabupaten Madiun untuk bisa mencintai dalam bidang pertanian. Dimana saat ini bukan rahasia umum kalau mereka sudah meninggalkan sektor pertanian.

Untuk itu pihaknya bersama Disparpora menggandeng para muda-mudi Kabupaten Madiun untuk bisa mencintai sektor pertanian, khususnya bidang pembibitan Hortikultura ada buah dan sayuran, untuk tanaman hias belum ada.

“Lebih lanjut Mujio menambahkan bawasannya selain mereka mencintai sektor pertanian, nantinya juga bisa merubah masa depannya. Meskipun ada pandemi Corona tidak ada masalah,” ungkapnya.

“Muda-mudi Kabupaten Madiun kedepannya diharapkan jadi pioner diwilayahnya masing-masing. Dari dinas kegiatan ini akan dilanjutkan tahun depan, yang periode hari ini sudah dilatih dan sudah bisa nanti tahun depan jadi pendamping teman-teman berikutnya,” jelasnya.

Reporter : Benny

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed