oleh

Paripurna DPRD Kab. Blitar Dalam Pandum Fraksi-Fraksi Terhadap Nota Keuangan RAPBD 2022

Blitar | optimistv.co.id – DPRD Kabupaten Blitar menggelaar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian PU Fraksi-fraksi atas Penjelasan Bupati Blitar terhadap Nota Keuangan Rancangan APBD Kab. Blitar TA 2022, di ruang rapat kerja DPRD Kabupaten Blitar, Selasa (02/11/2021).

Selain pandangan umum terhadap Nota Keuangan RAPBD 2022, Fraksi DPRD Kabupaten Blit Rancangan juga menyampaikan pandangan umumnya terhadap Perda Usulan Eksekutif.

Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, H. Abdul Munib, SIP, dihadiri beberapa anggota DPRD Kabupaten Blitar. Tampak hadir Bupati Blitar Rini Syarifah dan Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso.

Wakil Ketua DPRD, H. Abdul Munib, SIP, mengatakan, rapat paripurna kali ini merupakan tindak lanjut yang sebelunya, yakni senin (01/11/2021), bahwa Bupati telah menyampaikan Nota Keuangan Rankangan U AP, 2022 AP .

“Maka berdasarkan tata tertib DPRD Kabupaten Blitar, maka tahap berikutnya adalah pandangan umum fraksi-fraksi terhadap rancangan peraturan daerah,” terangnya.

Menindaklanjuti hal tersebut dan berdasarkan ralat jadwal yang telah ditetapkan oleh pimpinan DPRD, maka digelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian PU Fraksi-fraksi atas Penjelasan Bupati Blitar terhadap R Kab. Blitar TA 2022 dan Penyampian PU fraksi-fraksi terhadap Rankangan Perda Usulan Eksekutif.

Penyampaian pandangan umum Fraksi-fraksi dibacakan melalui juru bicaranya masing-masing, dimulai dari Fraksi PDI-P disampaikan Sariati, Fraksi PKB Adib Zamhari, Fraksi PAN Mahfut, Fraksi GPN Sunarto dan Fraksi Golkar Demokrat Anik Wahjuningsih.

Fraksi PDI-P dalam pandangan umumnya, menyampaikan saran dan masukan diantaranya, Perda-perda yang telah diputuskan baik atas usulan eksekutif dan ataupun inisiatif DPRD agar segera diikuti Perbup.

Sedangkan PU Fraksi PKB, diantaranya, terkait kenaikan ADD 12 persen, seyogyanya menggunakan reward and punishment dengan tidak memukul rata penerimaan dimasing-masing desa, melainkan pola pembagian yang semula 90 persen dibagi rata dan 10 persen melihat luas wilayah, menjadi 70 persen dibagi rata dan 30 persen melihat luas wilayah.

Adapun dari Fraksi PAN dalam pandangan umumnya, diantaranya berharap pada tahun 2022 mendatang pemerintah daerah harus benar-benar lebih fokus menentukan prioritas dalam membangun Kabupaten Blitar, mengingat tantangan semakin hari semakin berat.

Selanjutnya, Fraksi GPN dalam PU nya, diantaranya berharap pemerintah daerah mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah diberbagai sektor.

Senada disampaikan Fraksi Golkar Demokrat dalam pandangan umumnya, untuk dapat mengefisienkan dan memulihkan perekonomian Kabupaten Blitar, serta mengupayakan peningkatan PAD, diharapkan pemda dapat melakukan upaya pembenahan dan pembangunan wisata-wisata di Kabupaten Blitar.

Reporter : Muklas

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed