oleh

Para Penggiat Seni di Kediri Sampaikah Mimpinya Pada Mas Dhito

KEDIRI | optimistv.co.id – Calon Bupati Kediri, H. Hanindhito Himawan Pramono, SH, Sabtu sore, 03 Oktober 2020, menghadiri acara Bawa Rasa Budaya Sareng Mas Dhito di Kantor Yayasan Laskar Peduli Sesama, Dusun Ngrancangan, Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.

Dalam kesempatan tersebut Mas Dhito menerima masukan dan keluhan dari para pelaku seni di Kabupaten Kediri yang semuanya mengaku selama bertahun-tahun sangat memimpikan untuk mempunyai Dewan Kesenian dan Gedung Kesenian di daerah setempat.

Bak gayung bersambut, kebetulan keinginan para pelaku seni itu ternyata juga menjadi impian dari Mas Dhito. Bahkan beliau mengaku, sudah menjadi kewajiban dari pemerintah untuk hadir memenuhi kebutuhan masyarakatnya.

“Saya terkadang juga berfikir, halaman kantor Kabupaten Kediri yang luas itu kalau setiap bulan digunakan untuk pentas seni tentunya akan sangat menarik sekali,” tutur calon bupati berusia 28 tahun ini.

Mas Dhito juga menyatakan, apabila nantinya ketika pada Pilbup tanggal 9 Desember nanti diberikan amanat untuk memimpin Kabupaten Kediri, maka akan memerintahkan dinas terkait untuk memberikan perhatian khusus kepada para pelaku seni.

“Kesenian ini harus dilestarikan dan khususnya kesenian yang asli Kediri harus dibesarkan dan nasional. Apabila ada pejabat yang memotong anggaran untuk kesenian, maka ganti pejabat tersebut yang saya potong jabatannya,” ujar Mas Dhito disambut tepuk tangan pelaku seni yang hadir.

Sebelum acara dimulai, terlebih dahulu dipentaskan kesenian wayang kulit secara singkat dengan lakon Wisanggeni oleh dalang Ki Gede Wika Ariawan.

Seusai dialog bersama para perwakilan penggiat seni, satu per satu mereka secara langsung memberikan cinderamata kepada Mas Dhito.

Cinderamata pertama berupa wayang kulit yang disampaikan oleh dalang kondang Ki Gedug Siswantoro, disusul pemberian pecut (cemeti) oleh perwakilan PASJAR (Paguyuban Seni Jaranan) Kabupaten Kediri yang disampaikan oleh Bapa Aris Wiyono.

Bukan hanya itu, penggiat kesenian tari yang diwakili Retno Yulaikah, dari Sanggar Tari Saraswati memberikan cinderamata berupa blangkon yang menjadi khas adat Jawa. Sedangkan Ki Dalang Wayang Gedog atau Krucil, Ki Brodin memberikan wayang tokoh Kameswara yang merupakan Raja muda di Kediri, dengan harapan nantinya Mas Dhito bisa seperti tokoh wayang Kameswara tersebut.

Sementara itu, Budayawan Kediri Agus Imam Mubarok, seusai bercerita panjang lebar tentang kejayaan Kediri pada jaman dahulu beserta tokoh-tokoh besarnya yang sangat terkenal, serta keampuhan keris Kediri, juga memberikan cinderamata mata berupa sebuah keris kepada Cabup Mas Dhito.

“Keris luk telu ini berpamor Cengkrong Damar Murup. Sehingga diharapkan nantinya Mas Dhito akan mampu membuat perubahan dan menyinari Kabupaten Kediri menjadi terang benderang,” ucap Gus Barok.

Sedangkan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Drs. H. Lutfi Mahmudiono, bersama pelaku seni rupa memberikan cinderamata berupa lukisan yang dibuat selama acara Bawa Rasa Budaya Sareng Mas Dhito berlangsung.

Reporter : Zainal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed