oleh

Operasi Yustisi di Kota Kediri Terus Digelar Secara Intensif

KEDIRI | optimistv.co.id – Giat operasi Yustisi Penegakan Peraturan Daerah Propinsi Jawa Timur nomor 02 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 dan Perwali nomor 32 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Desease 2019 terus dilaksanakan secara intensif pagi dan malam hari.

Petugas gabungan dari berbagai jajaran melakukan operasi yutisi Protokol Kesehatan(Prokes) di beberapa titik yang dianggap rawan, seperti yang terlihat di GNI Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Pocanan, Kecamatan Kota Kediri, Sabtu (28/11/20). Puluhan petugas gabungan yang berasal dari Polresta Kediri, TNI, Linmas dan Satpol PP Kota Kediri.

Dalam operasi tersebut, ada 5 personel limas, Satpol PP, Polsek Mojoroto dan Polresta Kediri berjumlah sekitar 20 personel yang diterjunkan di masing-masing titik yang telah ditentukan.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kediri Nurkhamid, Spd menyampaikan, Operasi yang digelar mulai pukul 10.00 sampai pukul 11.00 WIB tersebut telah menjaring delapan pelanggar, dengan rincian lima orang mendapat penindakan yustisi, satu orang teguran tertulis, dan dua orang denda administrasi masker 20 lembar.

“Dari hasil operasi yustisi tersebut lima orang itu selanjutnya dilimpahkan ke kantor Pengadilan Negeri Jln. Jaksa Agung Suprapto Kota Kediri untuk menjalani sidang pada hari Senin 7 Desember 2020”, ujarnya.

Sedangkan Operasi yustisi di sekitar jalan Kawi (28/11) bersama Polsek Mojoroto dan Satlimas, dilaksanakan pukul 09.00 sampai pukul 10.00 WIB. Terjaring enam orang dengan rincian, empat orang diberikan sanksi sosial dan dua pelanggar diberi sanksi denda administrasi berupa menganti masker sebanyak 20 lembar.

Sebelum pelaksanaan, seluruh personel diminta sudah siap melaksanakan apel di masing-masing lokasi pukul 08.00 WIB, agar operasi yustisi protokol kesehatan di Kota Kediri berjalan lancar.

Tujuan dari operasi yustisi kali ini yakni untuk penegakan protokol kesehatan. Diharapkan pengertian warga Kota Kediri untuk wajib menerapkan protokol kesehatan, “Bukan karena dipaksa tapi ini memang kesadaran yang sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menerapkan protokol kesehatan,” kata Nur Khamid saat dihubungi optimistv.co.id

Khamid juga menjelaskan, mulai pelaksanaan PSBB hingga terbitnya Pergub dan Perwali, masyarakat harus tahu kuwajibannya ketika keluar dari rumah.

“Maka kami tidak perlu adakan sosialisasi lagi dan langsung melakukan penindakan dengan peraturan tersebut yang sudah diberlakukan, dengan dimulainya dari teguran lisan hingga sanksi denda administrasi,” pungkasnya.

Reporter : Sigit

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed