oleh

Menjalin Silaturahmi Melapangkan Rezeki

oleh : AFIF RIFQI NOFRIANSYAH

optimistv.co.id – Manusia adalah makhluk sosial, yang selalu membutuhkan pertolongan orang lain. Dimanapun dan kapanpun seorang manusia tidak bisa melakukan apapun seorang diri, maka dari itu perlunya saling tolong menolong, saling membantu supaya dapat menyelesaikan pekerjaan atau dapat memenuhi kebutuhan dengan baik. Islam merupakan salah satu agama yang senantiasa untuk menganjurkan umatnya untuk selalu berbuat kebaikan. Salah satu bentuk kebaikannya yaitu menjalin silaturahmi.

Silaturahmi merupakan menghubungkan tali persaudaraan atau kebaikan antar sesama. Dalam agama islam menjalin silaturahmi antar sesama tentunya sangat dianjurkan, karena hal tersebut disukai oleh Allah serta dapat melapangkan rezeki kita.

Kata “silaturahim” atau “silaturahmi” berasal dari dari dua kata; shilat dan al-rahim atau al-rahmi. “shilat” berarti sambungan atau menyambung atau menjalin atau menghubungkan. Sementara al-rahim atau al-rahmi satu akar kata yang sama yaitu rahima – yarhamu. Dari kata rahima – yarhamu bisa menghasilkan dua bentuk masdar (kata infinitif) yang berbeda dan mempunyai arti yang berbeda pula; 1) kasih sayang; dan 2) rasa sakit pada rahim wanita setelah melahirkan.

Dalam islam, Silaturahmi berasal dari kata shilah yang artinya hubungan dan rahim artinya kerabat. Rahim juga berasal dari Ar Rahmah yang berarti kasih sayang, sehingga sering disebut dengan berkasih sayang atau menjalin kekerabatan pada istilah silaturahmi.

Dalam sebuah hadist Rasulullah bersabda bahwa, “Engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukannya dengan sesuatu pun, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung silaturahmi”. (HR Bukhari). Dihadist yang lain juga disebutkan bahwa, “Tidak akan masuk surga orang yang memutus hubungan kekerabatan” (HR Bukhari dan Muslim).

Dari kutipan-kutipan hadist diatas dapat disimpulkan bahwa hubungan silaturahmi antar umat islam harus saling menyokong satu sama lain agar tidak bercerai berai. Maka dari itu, apabila kita sedang ada masalah dengan kerabat kita dianjurkan untuk memperbaiki hubungan demi menjaga tali silaturahmi kita.

Manfaat dalam menjalankan silaturahmi diantaranya yaitu :
1. Melapangkan Rezeki, ada kalanya seseorang sedang mengalami ekonomi yang menurun, Allah memudahkan untuk memberikan rezeki dari arah yang tidak diduga-duga. Salah satunya dengan menjalin silaturahmi, sesuai dalam hadist Rasulullah bersabda bahwa, “Barangsiapa ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (H.R Bukhari & Muslim).
2. Memperpajang Umur, setiap manusia tentunya ingin diberikan umur yang panjang supaya bisa menghapus dosa-dosa yang ditelah dilakukannya serta merubah diri menjadi lebih baik lagi.
3. Masuk Surga, Rasulullah bersabda bahwa balasan bagi orang yang menjalankan silaturahmi akan masuk surga, “Wahai manusia, tebarkanlah salam, berilah makan, sambunglah tali persaudaraan, shalatlah di malam hari ketika manusia terlelap tidur, niscaya kalian masuk surga dengan selamat.” (H.R Ibnu Majah).
4. Merekatkan Tali Persaudaraan, tentunya dengan silaturahmi hubungan antar saudara dan kerabat menjadi lebih erat. Silaturahmi juga bisa meminimalisir rasa egois dari diri kita supaya bisa saling memaafkan apabila ada kesalahan.

Sebagai saudara kita tidak boleh saling membenci apalagi sampai memutus tali persaudaraan. Allah berfirman ; “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karna itu damaikan lah antara kedua saudaramu dan bertakwa kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” (QS al-Hujurat [49]: 10). Dari ayat tersebut kita ketahui bahwa silaturahmi berarti kita bertaqwa kepada Allah.

Rasulullah telah bersabda ; “Janganlah kamu sekalian saling putus memutuskan dan jangan pula belakang membalakangi dan jangan pula beci membenci jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.” (HR Malik al-Bukhari dan Muslim)

Jadi, sudah sangat jelas anjuran Allah kepada kita untuk menjaga tali silaturahmi. Manfaat yang diperoleh dari menjaga silaturahmi juga sangat nikmat, dengan menjaga kekeluargaan Allah bisa memberikan balasan yang terjamin adanya. Serta Allah mengingatkan kita agar tidak saling membenci dan memutuskan tali persaudaraan baik kalangan kaya maupun miskin, karena orang-orang yang saling membenci dan memutuskan tali persaudaraan maka tidak akan mencicipi baunya surga.

* Penulis adalah Mahasiswa Aktif ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed