oleh

Masduki Apresiasi Perpres Nomor 82 oleh Presiden Jokowi

MOJOKERTO | optimistv.co.id – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Mojokerto, H.Masduki, S.Pdi, menyambut baik disahkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren yang diteken Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, pada tanggal 2 September 2021.

Masduki yang menjabat sebagai Anggota F-PKB DPRD Jatim itu menyebutkan, bahwa Perpres tersebut diketahui membahas mengenai dana abadi pesantren yang sejak lama dinantikan kalangan pesantren. Menurut pria yang akrab disapa Gus Uki ini, bahwa dana abadi pesantren merupakan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, tepatnya di Pasal 49 ayat 1 dan 2.

“Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi, dan kenapa kami merasa bersyukur, karena itu merupakan permintaan dari Partai PKB terkait dana abadi pesantren, dan telah disetujui oleh Presiden dengan menerbitkan Perpres 82 ini. Ini adalah bentuk kepatuhan pemerintah terhadap konstitusi,” kata Gus Uki, di Kantor DPC PKB Kota Mojokerto jalan Brawijaya, Selasa, 14 September 2021.

Masduki yang duduk di Komisi D DPRD Jatim itu menyebut, UU Pesantren mewajibkan pemerintah untuk menyediakan anggaran pesantren serta pembentukan dana abadi pesantren yang bersumber dari dana pendidikan.

Karena itu, Gus Uki menilai Perpres No 82 tahun 2021 yang diteken Presiden Jokowi sudah tepat dan sesuai dengan amanat konstitusi. Dengan adanya Perpres itu, Gus Uki berharap pesantren semakin eksis dan maju.

“Dana abadi pesantren merupakan kehadiran negara untuk menjaga keberlangsungan pesantren. Kontribusi pesantren sangat besar untuk negara ini, jadi negara tidak boleh hadir setengah-setengah,” lanjut Gus Uki bersemangat.

Di sisi lain Gus Uki menyatakan pesantren harus terus mendapat dorongan serius dari pemerintah. Karena pesantren terus berusaha menjadi prototipe pencegahan Covid-19 yang realistis dengan protokol kesehatan yang rapi tanpa mengesampingkan tradisi kepesantrenan.

“Kita lihat sendiri pesantren-pesantren ini justru terus berupaya eksis meski dihantam pandemi. Daya tahannya patut kita acungi jempol. Pembelajaran tatap muka alhamdulillah lancar karena mereka peduli protokol kesehatan,” tegas Gus Uki.

Untuk diketahui, selama ini Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mendorong realisasi dana abadi pesantren sesuai amanah UU Pesantren yang disahkan pada 24 September 2019. Saat itu DPR dan pemerintah menyetujui dana abadi pesantren dikucurkan dari dana abadi pendidikan. Pasalnya, pesantren merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Sistem Pendidikan Nasional.

Reporter : Kartono

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed