oleh

Mas Tofa Bersama Warga Banaran Berjalan Keliling Pagari Desa dari Covid-19

KEDIRI | optimistv.co.id – Berbagai cara untuk menolak wabah Covid-19 dilakukan oleh warga masyarakat, seperti halnya menyemprotkan Disinfektan, mengisolasi diri, menjaga jarak antar orang, sering mencuci tangan, menjaga kebersihan, dan lain sebagainya.

Namun tampaknya tidak cukup hanya itu saja, melainkan berdo’a kepada Sang Kholiq adalah langkah paling tepat untuk membentengi diri dari Pandemi Covid-19 yang terus memakan korban jiwa dimana-mana.

Mas Tofa bersama tokoh agama dan warga Kelurahan Banaran berjalan keliling sambil memanjatkan do’a

Salah satu usaha menolak balak dan mengusir Covid-19 ini juga dilakukan oleh warga masyarakat di Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, Jum’at, 10 April 2020, dini hari pukul 00.00 – 03.00 WIB.

Ratusan warga berkeliling Kelurahan Banaran dimulai dari Mushola Baitus Shomad, dilanjutkan keliling Kelurahan Banaran sambil melantunkan do’a Likhomsatun Udfibiha. Pada tiap sudut-sudut kelurahan mereka berhenti untuk memanjatkan do’a-do’a tolak balak.

Mas Tofa bersama tokoh agama dan warga Kelurahan Banaran memanjatkan do’a di gembang masuk kelurahan

Menurut Choirudin Mustofa, S.Pd.I, kegiatan keliling ini merupakan “Pager Desa”. hal ini dilakukan sebagai ikhtiar batin memohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dan terhindar dari wabah Covid-19, khususnya bagi warga Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, Indonesia dan dunia pada umumnya.

“Seluruh upaya pemberantasan dan perlindungan diri dari wabah Covid-19 ini memang harus kita lakukan, karena hanya dengan melakukan penyemprotan Disinfektan saja masih belum cukup aman. Buktinya banyak dokter yang selalu mengenakan pakaian pengamanpun juga masih ada yang terdampak dan ada pula yang meninggal dunia. Maka dari itu kita harus berdo’a, salah satunya memberikan Pagar Desa secara bersama-sama,” tutur Mas Tofa, panggilan akrab Pengurus LP Ma’arif MWC NU Kecamatan Pesantren periode 2018-2023 ini.

Mas Tofa bersama tokoh agama dan warga memanjatkan do’a di sudut Kelurahan Banaran

Ditambahkan Mas Tofa, yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah IPNU Provinsi Jawa Timur periode 2010-2012 ini, kegiatan do’a keliling sebagai Pager Desa tersebut dipimpin oleh Kyai Mu’anam (Abah dari Mas Tofa), Ustadz Arifin selaku Ketua Takmir Mushola Baitusshomad, Ustadz Saiful Islam, Ketua NU Ranting Banaran, dan berlangsung dengan khusyu’ dan khidmat.

“Alhamdulillah kegiatan Pager Desa ini berlangsung dengan lancar, khusyu’ dan khidmat tanpa halangan suatu apapun. Semoga seluruh warga masyarakat, khususnya Kelurahan Banaran, dan umumnya Kota Kediri, serta Indonesia, dan seluruh dunia selamat dari wabah Covid-19,” ungkap Mas Tofa.

Mas Tofa bersama tokoh agama dan warga memanjatkan do’a di sudut Kelurahan Banaran

Dalam kegiatan tersebut, warga Kelurahan Banaran juga memperhatikan saran yang disampaikan Mas Tofa saat mengikuti ikhtiar batin dalam rangka memberikan Pager Desa ini dengan tetap menjaga jarak fisik, serta menggunakan masker.

“Semoga pandemi virus Covid-19 segera sirna, dan seluruh warga masyarakat bisa kembali melakukan aktivitas seperti sedia kala,” do’a Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Kediri dari Fraksi Partai NasDem ini yang diamini oleh ratusan warga.

Reporter : Mas Jay

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

News Feed