oleh

Mas Dhito Ingin Jadikan Zona Hijau di 100 Hari Kerjanya

KEDIRI | optimistv.co.id Bupati Kediri Terpilih, H. Hanindhito Himawan Pramono, SH atau yang lebih akrab disapa Mas Dhito, mengaku sangat prihatin dengan keberadaan Kabupaten Kediri yang kembali memasuki sebagai Zona Merah Covid-19. Putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung ini juga bertekad untuk fokus dalam penanganan Covid-19 pada seratus hari kerjanya setelah dilantik nanti.

Hal ini diungkapkan Mas Dhito seusai Rapat Pleno Penetapan pasangan H. Hanindhito Himawan Pramono, SH – Dewi Mariya Ulfa, ST, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kediri terpilih periode 2021-2026 oleh KPU setempat, Jum’at, 22 Januari 2021.

“Awalnya program prioritas saya ketika terpilih menjadi Bupati Kediri adalah infrastuktur, Pertanian dan Pariwisata, namun sekarang saya rubah menjadi Covid, Covid, Covid, baru yang lainnya. Karena kondisi Covid di Kabupaten Kediri masih naik turun terus,” katanya.

Menurut Mas Dhito, para kepala daerah yang akan dilantik bulan depan dapat dipastikan lebih mementingkan penanganan Covid-19. “Jadi yang jelas program 100 hari kerja saya nanti akan merubah Kabupaten Kediri dari yang bolak balik menjadi Zona Orange dan Zona Merah, harus menggeser menjadi Zona Hijau,” tegasnya.

Mas Dhito mengaku saat ini sudah melakukan komunikasi untuk menjalin kerjasama dengan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) guna penanganan Covid-19. Rencananya di setiap Puskesmas nantinya akan diberikan alat yang akurasinya sudah teruji dengan baik untuk mendeteksi penyakit.

“Kita sudah menjalin komunikasi dengan perguruan tinggi negeri yang telah mengeluarkan alat dengan akurasi 90 persen, dan alat ini sudah mendapat persetujuan edar dari Kementerian Kesehatan, namun saya masih menunggu pemaparan dari PTN tersebut. Alat ini nanti akan kita taruh di semua Puskesmas, agar ketika ada masyarakat yang merasakan ada gejala atau sekedar ingin test, bisa langsung datang tanpa dipungut biaya atau gratis,” terangnya.

Mas Dhito juga mengaku ketika sudah dilantik nanti dirinya akan segera menangani permasalahan warga terkait dengan kesulitan untuk mendapatkan air bersih maupun permasalahan banjir yang sering melanda sebagian daerah di Kabupaten Kediri.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pengairan dan lainnya, namun karena belum dilantik, maka juga harus menghargai Bupati dan Wakil Bupati yang masih menjabat saat ini. Jadi kita masih menunggu pelantikan agar bisa bergerak lebih cepat,” tuturnya.

Reporter : Zainal – Edy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed