oleh

Mas Dhito Akan Bangun Dua Embung Besar di Sekitar Bandara

KEDIRI | optimistv.co.id – Calon Bupati Kediri, H. Hanindhito Himawan Pramana, SH, Sabtu, 28 November 2020, berkunjung ke Kecamatan Grogol serta Banyakan tepatnya di sendang dusun Sumberagung Desa Sonorejo Kecamatan Grogol, pengrajin genteng di Desa Manyaran Kecamatan Banyakan yang terakhir di Sentra Tahu Desa Ngablak Kecamatan Banyakan.

Sesampainya di Sentra Tahu Mas Dhito melihat langsung proses pembuatan tahu yang berada di Desa Ngablak Kecamatan Banyakan, selain melihat proses pembuatan tahu beliau juga menerima beberapa masalah yang dialami oleh pengusaha tahu tersebut yakni terkait listrik.

“Jadi itu kendalanya katanya tadi kalau listriknya mati maka tidak bisa beroperasi, sebenarnya ada solusinya, Solusinya adalah genset,” ujar Mas Dhito

Tetapi dengan solusi tersebut Mas Dhito belum berani memberikannya langsung karena harus mempertimbangkan beberapa hal dulu.

“cuma saya belum tahu apakah kalau kita berikan genset dengan kita sediakan genset itu berbanding dengan penghasilan yang harus dikeluarkan atau tidak, jadi artinya kalau genset membutuhkan solar, dengan membeli solar ini apakah berbanding dengan harga tahu yang dijual tersebut atau tidak, ini yang perlu kita kaji bersama,” jelas Calon Bupati

Selain itu Calon Bupati ini juga menerima masalah terkait luapan air sungai dengan adanya Bandara di Kabupaten Kediri, dengan masalah itu Mas Dhito menyarankan untuk dibangunkan dua embung besar.

“memang karena dibangunkan bandara maka tidak bisa dipungkiri bahwa serapan atau endapan-endapan air di Kabupaten Kediri khususnya di bagian kulon kali ini berkurang. Maka satu-satunya cara adalah harusnya dibangunkan dua embung besar di antara bandara dengan pegunungan,” terang Putra Pramono Anung

Dengan adanya dua embung besar ini diharapkan mampu untuk menampung air hujan dan dapat digunakan sebagai perairan sawah warga pada musim kemarau

“Supaya begitu kalau ada Hujan turun deras, air ini tidak langsung datang ke rumah-rumah warga, jadi bisa ditahan atau bisa ditampung di dalam embung tersebut. Nanti pada saat musim kemarau embungnya dibuka supaya bisa mengairi sawah-sawah yang dimiliki oleh warga,” Tegas H. Hanindhito Himawan Pramana, SH

Reporter : Ruchi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed