oleh

Manfaatkan DBHCHT Disnaker Kabupaten Madiun Beri Pelatihan Bagi Karyawati Pabrik Rokok

MADIUN | optimistv.co.id – Manfaatkan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Madiun beri pelatihan karyawan pabrik rokok PT.Digjaya Mulia Abadi Jl.raya Tiron no.29 / km 6 Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Senin 18 Oktober 2021.

Disnaker Kabupaten Madiun kerja sama dengan PT.Digjaya Mulia Abadi mengelar kegiatan pelatihan berdasarkan unit kompetensi, 1 pelatihan prosesing, 2 pelatihan menjahit, 3 pelatihan tata rias rambut yang diikuti 60 orang, hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Madiun, pimpinan OPD Kabupaten Madiun, pimpinan PT.Digjaya Mulia Abadi, Instruktur LPK Modes Sari, LPK Sari Puspita dan LPK Baterin.

Asisten Ekonomi Pembangunan Kabupaten Madiun Drs.Suyadi, M.Si dalam sambutanya mengatakan ketika pokok penekanan pelatihan berbasis kompetensi adalah pembentukan sikap dan etika bekerja karena buat apa kita pandai, terampil secara teknis namun secara etika kurang maka dunia kerja tidak akan pernah menerima tenaga kerja semacam itu.

Oleh karena itu mari kita melatih bekerja dengan terampil beretika agar suatu saat nanti kita sudah terbiasa dengan aktifitas dan perilaku yang baik tersebut

“Saya berharap kepada adik-adik peserta pelatihan hendaknya ketrampilan yang di dapat dari pelatihan kejuruan menjahit, tata rias rambut dan prosesing ini dapat sungguh- sungguh bisa langsung diterapkan sehingga mampu menambah penghasilan baru bagi diri sendiri maupun, yang nantinya para peserta pelatihan dapat berkembang dan menciptakan wirausaha baru di wilayah Kabupaten Madiun,” jelas Suyadi, Senin 18 Oktober 2021.

Peserta Pelatihan PT.Digjaya Mulia Abadi

Lebih lanjut, Suyadi menambahkan Kabupaten Madiun seperti kegiatan pelatihan ketrampilan kerja baru maka dapat meningkatkan penghasilan bagi karyawati di PT.Digjaya Mulia Abadi khususnya yang mengikuti pelatihan

“Peserta pelatihan agar tertib mengikuti aturan yang berlaku, hadir tepat waktu dan menjaga ketertiban, pelatihan ini disamping mengasah ilmu dan ketrampilan juga mengasah mental,” urainya.

Menurut Suyadi, guna mewujudkan visi dan misi Kabupaten Madiun yang aman, mandiri, sejahtera dan beraklak, dibutuhkan tekat untuk mewujudkan kebaikan bersama di semua komponen masyarakat dan aparatur pemerintah Kabupaten Madiun secara utuh bersinergi dan saling melengkapi

“Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Madiun adalah menciptakan kesempatan kerja baru melalui pemberdayaan sumber daya manusia yang ada diwilayah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan yang pertama harapanya ada tenaga- tenaga produktif, ada 3 kejuruan tersebut, adanya tambahan – tambahan yang menghasilkan diri sendiri, maupun perusahaan, karena kerja sama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Madiun dengan PT.Digjaya Mulia Abadi peserta ada 60 orang, pelatihan prosesing 20 orang, pelatihan penjahit 20 orang, pelatihan tata rias 20 orang

“Jadi harapanya kedepan ada tambahan skil dan kualitas yang diharapkan kepada para peserta menambah nilai ekonomis bagi dirinya dan keluarga,” terang Suyadi.

Sementara itu, Manajer Operasional PT.Digjaya Mulia Abadi, Adila Rarendra mengatakan merasa terbantu rekan -rekan kerja kami diberi pelatihan dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Madiun, dan seperti disampaikan Asisten Ekonomi Pembangunan Kabupaten Madiun tadi menambah pengalaman, menambah ilmu diluar kerjanya disini

“Pesertanya ada 60 orang, dibagi 3 antara lain 20 orang proses menjahit, 20 orang lagi tata boga memasak serta 20 orang merias tata rambut,” ungkapnya.(Adv).

Reporter : Sugeng Rudianto

 

Note : Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum – minuman keras, Narkoba, serta rokok ilegal, cukai merupakan salah satu pemasukan negara sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat, membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada Negara dan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed