oleh

LSM AMPP Bersama Ormas PP Kabupaten Probolinggo Tolak Aturan Vaksin 2 Kali Cakades

PROBOLINGGO | optimistv.co.id – Aksi Turun Jalan hari ini dilakukan ribuan massa yang dikoordinir oleh LSM AMPP dan Ormas Pemuda Pancasila di Kabupaten Probolinggo, hal ini sebagai tindak lanjut dari tidak adanya titik temu dalam Hearing yang dilakukan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Probolinggo. Senin (8/11/2021).

Sebagaimana diketahui adanya keberatan dari bakal calon kontestan pada pemilihan calon kepala desa serentak yang pendaftaranya terahir tanggal 9 November 2021, dimana para calon kontestan tersebut harus melakukan vaksin covid-19 sebanyak 2 kali sebagaimana tercantum dalam peraturan bupati (Perbub) Nomor 58 Tahun 2021 pada Pasal 17 Poin Q.

Setelah 3 Jam aksi demonstrasi berjalan di depan kantor Pemkab Probolinggo, akhirnya Asisten 1 bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Hery Sulistyanto menemui peserta demonstrasi dengan didampingi Bagian Hukum Priyo.

“Apa yang saudara usulkan dalam tuntutan ini tentunya kami terima, namun karena kita juga ada pimpinan tertinggi maka akan segera kita bicarakan pada Plt.Bupati Probolinggo, tentunya juga bersama pimpinan Forkopimda Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya di atas mobil komando dihadapan peserta aksi.

Tak berselang lama, setelah ada pembicaraan antara Perwakilan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan perwakilan peserta demonstrasi yang diwakili oleh ketua AMPP H. Lutfi Hamid didapat kesepakatan bersama, sebagaimana tertulis tangan antara lain :

1. Bahwa Pelaksanaan Pendaftaran Pilkades dapat di lakukan dengan salah satu syarat Vaksin 1 kali dan Surat Keterangan ( Surat Keterangan dari Puskesmas) untuk Vaksin ke 2 .

2.Bahwa Perwakilan Pemerintah ( Pemkab) akan menyampaikan informasi sampai kepada Kecamatan dan Desa ( Panitia Pilkades di Desa) sesegera Mungkin sebagai tindaklanjut kesepakatan hari ini.

Lanjut H. Lutfi Hamid berorasi di hadapan pengunjuk rasa dia mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar dari hari ini, jika tuntutan ini tidak di sosialisasi kan ke bawah, dan semua Calon kepala Desa yang mengalami kendala Persyaratan Vaksin 2 kali dosis 1 dan 2 akan mendaftar ke Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten.

“Jika apa yang menjadi kesepakatan hari ini,masih ada kendala ditingkat panitia pemilihan kepala desa di tingkat desa soal persaratan vaksin terhadap bakal calon kepala desa saat mendaftar. Maka kita akan bawa bersama sama agar para peserta Bacakades untuk mendaftar secara langsung pada panitia pemilihan Kepala Desa di tingkat Kabupaten,” tegas H Lutfi Hamid (Tim)

Reporter : Nana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed