oleh

Laksanakan Keputusan PTUN, Kades Purwokerto Lantik Kaur Perencanaan Baru

KEDIRI | optimistv.co.id – Setelah melalui penjaringan dan penyaringan dalam pengangkatan perangkat desa, hingga melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), akhirya Fitra Anugrawan dilantik sebagai Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Hadir dalam pelantikan yang dilaksanakan di gedung Graha Tamtama Desa Purwokerto, Senen, 30 Juni 2020 tersebut, ini di antaranya, Kepala Desa Purwokerto, Agus Nur Ariful Anam, tokoh masyarakat, BPD, Ketua RT dan RW, PKK Desa Purwokerto, serta Karang Taruna dan keluarga besar Fitra Anugrawan.

Selain itu, pelantikan Kaur Perencanaan Desa Purwokerto ini juga dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ngadiluwih, seperti jajaran Camat, Danramil, Kapolsek Ngadiluwih, AKP. H. Muhklason, SH.

Foto bersama seusai pelantikan

Hadir pula dalam pelantikan yang berjalan dengan lancar dan sukses tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Kediri dari PKS (Partai Keadilan Sejahtera) daerah pemilihan Kabupaten Kediri V, Reni Ramawati, yang juga anggota Fraksi NasDem.

Kepala Desa Purwokerto, Agus Nur Ariful Anam, dikonfirmasi Optimis TV mengatakan, pelantikan Kaur Perencanaan ini adalah untuk menindaklanjuti keputusan dari Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara yang membatalkan Surat Keputusan Kepala Desa Nomor 141 tahun 2019, dan mengangkat Fitra Anugrawan sebagai Kaur Perencanaan Desa Purwokerto yang baru.

“Atas nama Pemerintah Desa Purwokerto, kami mengucapkan selamat kepada Kepala Urusan Perencanaan Desa Purwokerto yang baru saja dilantik, yaitu Saudara Fitra Anugrawan. Semoga bisa memegang dan menjalankan amanah dengan baik, dalam melayani seluruh warga,” ungkapnya.

Kades Agus Nur Ariful Anam juga meminta maaf atas pembatalan dan pencabutan SK yang telah diberikan kepada Nungki Kusumaningtyas tersebut, karena pihaknya harus melaksanakan keputusan dari Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Purwokerto, meminta maaf kepada semua pihak, karena dengan sangat terpaksa harus melaksanakan pembatalan dan mencabut Surat Keputusan Kepala Desa Nomor 141 tahun 2019 tersebut, karena untuk melaksanakan keputusan dari Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara,” tuturnya.

Kades Purwokerto, Agus Nur Ariful Anam, saat melantik Fitra Anugrawan sebagai Kaur Perencanaan yang baru

Beliau juga meminta kepada Nungki Kusumaningtyas, Kaur Perencanaan yang sekarang sudah tidak menjabat, untuk tetap berkenan membantu Pemerintah Desa Purwokerto menjadi tenaga IT di kantor desa setempat.

“Setelah SK Nomor 141 tahun 2019 tersebut dicabut, maka Saudari Nungki Kusumaningtyas sudah tidak aktif sebagai Kepala Urusan Perencanaan, namun kami meminta supaya tetap mau membantu sebagai tenaga IT di Kantor Desa Purwokerto,” jelasnya.

Sementara itu, Budiarjo, SH, Penasehat Hukum dari Fitra Anugrawan mengatakan, sebenarnya permasalahan ini terjadi pada masanya Kepala Desa Purwokerto yang lama, dan setelah kliennya memenangkan gugatan di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara, akhirnya sekarang Kades yang baru menjabat ini langsung melaksanakan keputusan PTUN tersebut tanpa syarat apapun.

“Permasalahan ini terjadi pada awal 2019 ketika dilaksanakan pemilihan Perangkat Desa Purwokerto, yaitu Sekretaris Desa, Kepala Dusun dan Kaur Perencanaan. Saat itu dilakukan ujian tulis dan praktek oleh Universitas Brawijaya, dan Fitra Anugrawan mendapatkan nilai tertinggi. Namun faktanya yang dilantik malah orang lain. Sehingga kami mengajukan gugatan ke PTUN,” terangnya.

Budiarjo juga berharap, permasalahan tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi semuanya agar di masa mendatang tidak akan terulang lagi kejadian serupa, dan semuanya mematuhi peraturan hukum yang berlaku.

Reporter : Edy Siswanto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed