oleh

Kapolresta Didampingi Camat Dawarblandong Meninjau PPKM Berbasis Mikro di Jatirowo

MOJOKERTO | optimistv.co.id – Bersinergi dengan Kodim 0815 Mojokerto dalam melaksanakan program prioritas Kapolri melalui pemantapan dukungan Polri dalam penanganan Covid-19, Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K. meninjau Posko PPKM Berbasis Mikro Desa Jatirowo.

Kunjungannya di Posko PPKM Mikro Desa Jatirowo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Kapolres Mojokerto Kota bersama Pabung Kodim 0815 dan Pejabat utama mengecek tempat Isoman, Ruang Medis, Perlengkapan Prokes dan Banner himbauan 5M didampingi Camat Dawarblandong Norman Don Handhito, SIP. M.Si, Kapus Dawarblandong, Ninik, Kades Hermin Ekowati. Senin (29/03/21) Sore.

Acara diawali sambutan oleh Camat Dawarblandong, yang mengucapkan selamat datang Kapolresta Mojokerto bersama pejabat utama. “Terimakasih telah berkenan meninjau PPKM Mikro di Desa Jatirowo dan mengimbau warganya jelang hari raya agar menunda mudik,” ucap Norman Handhito.

Seusai meninjau kesiapan Posko PPKM Mikro, Kapolresta Mojokerto mengatakan, setelah prokes jangan sampai ada titik lengahnya, misalnya bersangkutan bertemu dengan keluarga yang datang dari luar kota dan biasanya kita dengan cipika cipiki.

“Titik abai lagi tidak menggunakan masker saat dirumah bertemu keluarga yang datang dari luar kota sehingga bisa menular tanpa kita sadari, dan vaksinasi akan segera diterima masyarakat,” katanya.

PPKM mikro ini akan dilaksanakan tatap muka bagi anak sekolah namun tetap dengan protokol kesehatan, diluar PPKM ini, melihat situasi kejadian bom bunuh diri di depan Gereja Kathedral Makasar agar tenang dan tidak panik menanggapi.

“Saya hanya mengingatkan kembali, memetik semangat untuk bapak ibu bagaimana caranya kita tidak bosan mensosialisasikan protokol kesehatan 5M dan bisa meneruskan informasi ini kepada keluarga teman dan lingkungan kita,” kata AKBP Deddy Supriadi.

Sambutan Pabung Kodim 0815 Mojokerto, Mayor Inf Nuriman yang juga mengingatkan kepada warga agar mematuhi prokes karena obat yang ampuh selain vaksinasi adalah patuhi prokes.

“Saya penyintas dan banyak belajar kepada para dokter, jika virus ini bertahan selama 10 hari dalam tubuh kita jadi prokes yang utama dilakukan untuk antisipasi penyebaran,” kata Mayor Inf Nuriman.

Dalam peninjauan ini, diharapkan para peserta sosialisasi PPKM mikro lebih memahami dan semangat dalam melaksanakan himbauan protokol kesehatan dan mensosialisasikan 5M serta tidak percaya berita hoax tentang vaksinasi.

Himbauan agar tidak melaksanakan mudik bagi keluarga yang dari luar kota juga disampaikan oleh Camat Dawarblandong juga Kembali menegaskan memberikan himbauan terkait liburan tidak mudik ke kesa (pulang kampung).

Reporter : Kartono  – Ririn Fadlilah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed