oleh

Kapolres bersama Satreskoba Konferensi Pers Tumpas Narkoba Semeru 2020

JOMBANG | optimistv.co.id – 12 hari Oprasi Tumpas Narkoba semeru, Kapolres bersama Satreskoba Polres Jombang berhasil mengamankan sedikitnya 16 tersangka, terbagi menjadi dua kategori antara lain 13 pemakai dan 3 pengedar.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Jombang AKBP Agung setyo nugroho, didampingi Kasatnarkoba dan Kabag Humas dalam ranka acara konferensi Pers dengan mengundang sejumlah madia masa dari Elektronik, cetak dan online bertempat di halaman Mapolres Jombang Rabu (09/09/2020) sore

Para pelaku ini menggunakan sabu bermacam macam alasan, ada yang lantaran hanya sebatas senang saja, ada yang karena tidak ada pekerjaan, ada yang sengaja cari keuntungan dalam kesempatan.

Saat dimintai keterangan para pelaku dalam pengakuannya menyampaikan bahwa dalam menggunakan narkoba lantaran senang, dan ada yang karena cari keuntungan, namun pelaku ini juga mengungkapkan penyesalannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” Ungkap Kasatreskoba sambil tersenyum.

Sementara Kapolres Jombang AKBP Agung setyo nugroho menjelaskan,“ Kita melaksanakan terus giat Operasi Tumpas Narkoba Semeru selama kurang dari sebulan, alhasil sebanyak 16 kasus narkotika yang kita ungkap dan kita amankan 16 tersangka,”

Kapolres menegaskan bahwa peredaran sabu di wilayah Jombang menjadi perhatian khusus guna menekan angka peredaran dan pengguna narkoba, operasi serupa akan terus dilaksanakan bersama Polsek dan jajaran.

Masih dari Kapolres,” Barang bukti yang berhasil diamankan dalam giat tersebut dengan rincian, narkotika 11 kasus dengan 15 tersangka okerbaya 1 Kasus 1 tersangka ,dengan barang bukti sabu 15, 304 gram pil double L 1 815 butir, pipet kaca 8 buah, korek api 6 buah, HP 11 unit, alat isap 4 buah, timbangan 4 unit, uang Rp 1.700.000 ( Satu juta tujuh ratus ribu rupiah), satu unit sepeda motor Yamaha Mio J S 6564 ZA,

,” Polsek jajaran satu kasus satu tersangka okerbaya 1 kasus dengan 1 tersangka barang bukti double Ll 54 butir, uang Rp100. 000 ( Seratus ribu rupiah) dan HP satu unit,

“Polres melalui Kasatnarkoba akan terus melaksanakan operasi bersama Polsek dan jajaran, juga himbauan guna menekan peredarandan penyalahgunaan obat berbahaya ini ,” Jelas Agung.

Kapolres juga terus akan melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap bandar besar yang diduga menjadi pemasok barang haram ini, setiap hasil ungkapan selalu kita kembangkan dan saya perintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Reporter : Budi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed