oleh

Kapolres Bersama Dandim Sambut Kehadiran Pangdam & Kapolda di Alun-Alun

JOMBANG | optimistv.co.id Dalam kunjungannya, Pangdam dan Kapolda yang datang menggunakan helikopter langsung disambut oleh Kapolres Jombang bersama Dandim 0814 di Alun-Alun Jombang, Senin (30/11/2020) siang.

Setibanya di Alun-Alun Jombang, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta bersama Pangdam Brawijaya Mayjen Suhariyanto langsung menuju Pondok Pesantren Tebuireng dan Pondok Pesantren Tambakberas guna memperkenalkan diri sekaligus mohon do’a restu agar bisa melaksanakan tugas dengan baik dalam menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Jombang.

Pada kunjungan ketiganya di Kodim 0814 Jombang ini, Pangdam V Brawijaya, Mayjen Suhariyanto menekankan kepada para Danramil, Kapolsek, Babinsa dan Bhabinkamtibmas pentingnya pencegahan Covid-19. Virus ini di Jawa Timur empat hari terakhir meningkat. Angka kematiannya 7,8 persen. Sangat tinggi. Tugas kita mengajak masyarakat untuk melakukan pencegahan. Keberhasilan suatu daerah harus bisa menurunkan angka itu, tegasnya saat sambutan aula di Makodim Jombang.

Menurut Pangdam, uang Covid-19 sangat besar yakni 595 triliun. “Itu sia-sia kalau kita semua tidak ada protokol kesehatan. Kalau kita masih berkerumun atau melakukan pesta itu sangat berbahaya. Boleh berkerumun yang penting protokol kesehatan dan tidak lebih dari 50 orang. Kemarin ada kampanye dibeberapa wilayah, ada di Blitar 100 orang, Kediri 150 orang itu tidak bagus, tidak boleh itu. Melanggar protokol kesehatan. Uang sebanyak itu habis sia-sia,” katanya.

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta bersama Pangdam Brawijaya Mayjen Suhariyanto memberikan pengarahan kepada jajarannya

Beliau juga menyampaikan terkait omnibus law. Undang-undang itu bagus, ini penting dan ini memang untuk anak-anak kita yang belum bekerja. Yang sudah bekerja seperti guru, mereka akan protes karena omnibus law ini diperuntukkan bagi yang belum bekerja.

Makanya pemerintah membuat undang-undang cipta kerja ini supaya anak-anak kita bisa bekerja, yang tidak lulus di perguruan tinggi atau yang tidak bisa melanjutkan, dia bisa bekerja. Memang sekarang ini belum bisa dirasakan, tapi 4 sampai 5 tahun kedepan anak-anak kita bisa merasakan. Jadi diharapkan kepada para Kapolsek, kalau ada demo-demo sampaikan beri penjelasan, pesan Pangdam Brawijaya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta meminta kepada anggota polres Jombang untuk bersinergi dengan Kodim 0814 Jombang. Karena lambang Merah Putih itulah Bhinneka Tunggal Ika, itulah Indonesia dan itulah Pancasila, tuturnya di depan para Kapolsek dan Danramil se Kabupaten Jombang.

“Saya juga menyampaikan pada anggota untuk bekerja dengan baik. Jika anggota bekerja dengan baik maka organisasi akan menjadi lebih baik. Bukan Komandan tapi anggota. Fokus kerja kita adalah untuk anggota. Bagaimana meningkatkan kemampuan anggota, bagaimana anggota kerja dengan baik itu kewajiban kita,” jelasnya.

Setiap organisasi pasti ada struktur nya baik di Mabes sampai ketingkat bawah pasti berbeda. Jadi kita harus memberikan pemahaman kepada seluruh anggota untuk mengetahui tugas-tugasnya.

Reporter : Budi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed