oleh

Kantor DPC PKB Disegel Massa NU

KEDIRI | optimistv.co.id – Ratusan masa yang mengatasnamakan Banom NU (Badan Otonom Nahdlatul Ulama) Kabupaten Kediri, terdiri dari Fatayat, Muslimat dan Pagar Nusa, dan lain sebagainya, Kamis, 10 September 2020 menggelar aksi di depan Kantor DPC PKB Kabupaten Kediri.

Dalam aksi di Jalan Pamenang No. 47 Dusun Katang, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini, meraka mengaku ingin mengambil kembali aset milik NU yang sekarang digunakan untuk kantor DPC PKB Kabupaten Kediri.

 

Menurut Koordinator aksi, Kang Abu Muslich, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia PCNU Kabupaten Kediri, aksi tersebut terpaksa dilakukan karena sikap PKB sudah keterlaluan.

“Ibarat orang Jawa, ini kebangetan (keterlaluan). Kita sebagai orang Jawa kalau pinjam kemudian diambil kembali oleh pemiliknya kan logikanya diserahkan. PKB adalah milik NU, selama ini juga tidak ada masalah antara PKB dengan NU,” ucapnya.

 

Pihaknya juga menuntut Ketua DPC PKB Kabupaten Kediri, Drs. H. Sentot Djamaluddin untuk mengundurkan diri. Namun menurutnya hal itu menjadai kewenangnnya PKB.

“Itu sudah menjadi otoritas pihak PKB. Kita mengharapkan pihak PKB akan intropeksi bagaimana bisa menempatkan diri sebagai kader NU,” ungkapnya.

Abu Muslich menampik anggapan kalau aksi ini dikaitkan dengan politik, khususnya Pemilihan Bupati Kediri 2020.

“Ini tidak ada kaitan dengan politik. Kami hanya ingin menyelamatkan PKB agar kembali ke marwah NU. Bagaimana seluruh kader dan pimpinan PKB memiliki akhlak kultur NU, yaitu Santri nderek Kiyai (Santri ikut Kiyai),” jelasnya.

Kang Abu menegaskan, bahwa NU bukanlah partai politik. Dalam hal politik praktis, sudah bukan ranah NU. “NU hanya memiliki garis-garis bahwa di dalam berpolitik kita harus akhlaqul karimah. Untuk pilihan itu, monggo nanti dari para kiyai gimana, kita nderek kiyai,” pungkas mantan wartawan senior ini.

Reporter : Suryono

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed