oleh

Jum’at “Ngopi” Ngabuburit Bareng Mas Dhito dan Mbak Dewi

KEDIRI | optimistv.co.id – Bupati Kediri, H. Hanindhito Hinawan Pramana, SH (Mas Bup Dhito) dan Wakil Bupati, Dewi Mariya Ulfa, ST (Mbak Dewi), Jum’at, 16 April 2021, Ngabuburit dengan tema : Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Pendapa Panjalu Jayati Kabupaten Kediri.

Hadir dalam Ngabuburit Jum’at Ngopi (Ngobrol Persoalan dan Solusi) ini di antaranya, Mas Bup Dhito dan Mbak Wabup Dewi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kediri, Dede Sujana, S.Sos., M.Si , Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri drh. Tutik Purwaningsih, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ir. Dwi Hari Winarno, SP., PSDA, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Ir. Adi Suwignyo, M.Si., Kepala Bagian Umum, Mustika Prayitno Adi, S.Sos., MM, Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan para ASN.

Imam Shafi’i, Kepala Desa Balongjeruk di sebelah kanannya Mas Bup Dhito dan Mbak Wabup Dewi

Sedangkan dari peserta Ngabuburit Ngopi di Pendapa Panjalu Jayati ini, yaitu para kepala desa, Komunitas Tanaman Porang, Komunitas Grab Adhigana Kediri dan lain sebagainya.

Usai mengikuti Ngabuburit bareng Mas Bup Dhito dan Mbak Wabup Dewi, Imam Shafi’i, Kepala Desa Balong Jeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, dikonfirmasi wartawan terkait pengajuan proposal yang langsung diberikan Mas Bup Dhito mengatakan, di desanya sejak jaman Belanda sudah ada pasar yang ingin dikembangkannya.

“Pasar itu pengembangannya menempati di UPTD Sekolah Dasar Balongjeruk yang tidak dipakai. Agar bisa menampung semua masyarakat yang berkeinginan berdagang di Pasar Balongjeruk,” tuturnya.

Imam Shafi’i berharap terkabulnya pengembangan pasar, dan meminta Mas Bup Dhito untuk melihat keadaan langsung bagaimana keberadaan Pasar Balongjeruk yang keterbatasan lahan supaya bisa segera terealisasi, sebagaimana cita-cita Pemerintah Desa Balongjeruk.

Komunitas Grab Adhigana Kediri seusai kegiatan Ngabuburit Bareng Mas Bup Dhito dan Mbak Wabup Dewi

Sementara itu, Slamet Priono, dari Komunikasi Grab Adhigana Kediri dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menyampaikan usulan untuk masalah zona bagi batas pengambilan penumpang dari ojek online ke pangkalan.

“Saya berharap acara Ngobrol Persoalan dan Solusi (Ngopi) ini terus berkelanjutan agar rakyat kecil seperti kami bisa menyampaikan permasalahan secara langsung kepada Mas Bup,” katanya.

Menanggapi proposal yang diajukan oleh Kepala Desa Balongjeruk, Mas Bup Dhito dikonfirmasi mengatakan, untuk pengembangan pasar  tersebut nanti akan dikaji dahulu oleh Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan dan BPPKAD, karena itu berkaitan dengan aset Pemerintah Kabupaten Kediri.

Jum’at Ngobrol Persoalan dan Solusi (Ngopi) Ngabuburit Bareng Mas Dhito dan Mbak Dewi ini tampak akrab antara pemimpin dan rakyatnya duduk bersama di alas karpet bersama-sama dan berjalan lancar, walaupun hanya dua sesi dari yang dijadwalkan tiga sesi. Tentunya kegiatan ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan.

Reporter : Edy Siswanto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed