oleh

PWI Kediri Akan Tanam Dua Ribu Pohon

KEDIRI | optimistv.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri, bersama Perhutani KPH Kediri dan Relawan Pecinta alam yang tergabung dalam Aliansi Relawan Peduli Lingkungan Hidup (ARPLH) Kediri, rencananya akan melakukan reboisasi dan revitalisasi mata air Gunung Klotok, pada Minggu, 28 Pebruari 2021.

Ketua Panitia HPN 2021 PWI Kediri, Munjidul Ibat menjelaskan, aksi penanaman ribuan pohon tersebut sebagai antisipasi agar tidak terjadi tanah longsor, dan banjir, mengingat kawasan Gunung Klotok berada di sebelah timur Gunung Wilis. Apalagi di salah satu sisi, yaitu di Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk telah terjadi tanah longsor.

Pengecekan lokasi penanaman pohon di Gunung Klotok

Menurut Ibat, dalam penanaman pohon ini semula direncanakan hanya seribu pohon yang disiapkan oleh PWI Kediri dan ARPLH, namun ada tambahan dari Perhutani KPH Kediri sebanyak seribu pohon lagi, sehingga jumlahnya menjadi 2000 pohon yang siap ditanam di kawasan Gunung Klotok, termasuk di sekitar 22 mata air yang ada.

“Karena kegiatan ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19, maka penanaman akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Acara seremonial dipangkas dan dilaksanakan secara terpisah dari aksi secara keseluruhan,’ tambah Ibad.

Acara dibagi menjadi dua sesi, yaitu diawali pukul 07.30 – 09.00 WIB di petak 138 C sebagai sesi seremonial, dengan mengundang Walikota Kediri bersama anggota Forkompinda Kota Kediri, dan hanya diikuti sekitar 50 orang.

Sedangkan sesi kedua, akan diikuti oleh para relawan pada pukul 09.00 – 11.00 WIB. Sesi ini akan berlangsung di tiga titik, yaitu Petak 138 D, 130 C dan 130 D, masing-masing titik akan dipimpin oleh Koordinator tim.

Pengecekan lokasi penanaman pohon di Gunung Klotok

Sementara, Azis, Asper BKPH Kediri, Perhutani KPH Kediri ditemui saat mengecek lokasi rencana reboisasi bersama tim, PWI Kediri dan Relawan di Gunung Klotok mengatakan, pohon sebanyak itu, tentu tidak ditanam sekaligus, tapi akan ditanam secara berkelanjutan di sejumlah lahan kritis dan di area 22 mata air yang berada di kawasan Gunung Klotok.

“Kami sangat berterima kasih kepada PWI Kediri dan ARPLH (Aliansi Relawan Peduli Lingkungan Hidup) Kediri yang melakukan aksi penanaman pohon di kawasan Gunung Klotok ini. Kami akan mendukung penuh acara tersebut,” kata Azis didampingi Suntoko, Mantri RPH. Pojok.

Menurut Azis, terdapat 22 mata air di kawasan Gunung Klotok yang berada di wilayah Kota Kediri dan di Kabupaten Kediri. Keberadaan 22 mata air di kawasan Gunung Klotok, sampai saat ini masih dalam keadaan baik, mesti beberapa di antaranya debit air mulai berkurang.

Ke 22 sumber air tersebut, lanjut Azis adalah Kedung Druwo, Jati Kembang, Mulyo Sekotiban, Bendo, Pesing, Banteng, Clowok, Awar-Awar, Kajar, Srikumuyung/Pengutipan, Jambe, Keloran, Dedehan Baru, Beji, Padas, Jambangan/Lo, Suko (tempat ditemukannya Patirtan) Sumber Secang (baru), Tretes, Ingas dan Klampok (Jambu alas).

Dan sejumlah mata air tersebut yang dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari adalah Sumber Mulyo Sekotiban di Desa Tiron Banyakan, Srikumuyung, Ngesong, Mayaran Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri.

“Selain itu juga ada lagi, Sumber Jambangan/Lo, Tretes dan Suko di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri ” ujar Azis.

Seperti diketahui, dalam rangka memperingati HPN 2021, PWI Kediri mengadakan berbagai kegiatan, di antaranya lomba foto, pembagian masker kepada masyarakat, pembagian alat cuci tangan, pemberian pelatihan berwirausaha kepada penyandang disabilitas, dan lain sebagainya.

“Besuk, Hari Kamis, 25 Februari 2021, kita juga melakukan acara Wibinar dengan mengundang Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Sofwan Kurnia, dan Pengurus PWI pusat,” terang Ibad.

Reporter : Edy Siswanto – Zainal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed