oleh

DPRD Kab Blitar Terima Kunker Pansus VII DPRD Semarang

BLITAR | optimistv.co.id – Kunjungan Kerja dari Pansus VII DPRD Kabupaten Semarang, ke DPRD Kabupaten Blitar diterima oleh sejumlah Pimpinan dan Anggota Komisi IV.

Ketua Panaus VII DPRD Kabupaten Semarang, Nafis Munandar, SE., M.Si menyampaikan, kunjungan hari ini, Senin (07/09/2020) bermaksud untuk menambah referensi terkait penyusunan Ranperda Kabupaten Semarang tentang fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkoba (P4GN).

“Terimakasih kepada Komisi IV yang telah menyambut baik kedatangan kami. Kunjungan kami hari ini untuk menambah referensi terkait Penyusunan Ranperda Kabupaten Semarang tentang P4GN. Yang kami tanyakan apakah ada muatan lokal yang dimasukkan dalam Perda yang sudah ada ini,” tuturnya.

Sementara itu, Sekertaris Komisi DPRD Kabupaten Blitar, Medi Wibawa, ST yang ikut menyambut baik kedatangan Pansus VII tersebut, menyampaikan upaya dalam fasilitasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkoba), fokus perda P4GN nomor 7 tahun 2019 adalah Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba di Kabupaten Blitar.

Menurutnya, masih lemahnya peran serta masyarakat dalam pencegahan dan peredaran gelap, serta kurangnya kesadaran akan bahaya penyalahgunaan Narkoba, menjadikan kendala bagi pemerintah dalam implementasi Perda P4GN.

“Masih saja adanya kendala Pemerintah dalam implementasi Perda P4GN adalah kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba belum maksimal dan masih lemahnya peran masyarakat dalam pencegahan dan peredaran narkoba. Adapun upaya lain yang dilakukan pemerintah kabupaten Blitar dengan melakukan sosialisasi dan edukasi melalui berbagai media dan bekerjasama dengan OPD terkait,” kata Medi.

Lebih lanjut ia menambahkan, jika Kabupaten Blitar telah memiliki Perda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, yaitu Perda no 7 tahun 2019, bisa menekankan pada pencegahan dini, dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahayanya penyalahgunaan Narkoba.

“Adanya Perda ini dapat menekan semaksimal mungkin peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Hal ini perlu dilakukan pertimbangannya adalah semakin meningkatnya kondisi penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkoba dikalangan masyarakat dalam kondisi yang memprihatinkan,” pungkasnya.

Reporter : Muklas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed