oleh

DPRD Gelar Rapat Paripurna Tanggapan Bupati Atas PU Fraksi II DPRD Terhadap Raperda APBD TA 2021

MAGETAN | optimistv.co.id DPRD Kabupaten Magetan gelar Rapat Paripurna dengan agenda Tanggapan/Jawaban Bupati atas Pandangan umum Fraksi II DPRD terhadap Raperda APBD T.A 2021 yang bertempat di Ruang Rapat DPRD, Senin, 23 November 2020.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Magetan, H. Sujatno, SE., MM, serta dihadiri oleh 45 anggota DPRD dari berbagai fraksi. Turut dihadiri oleh Bupati Magetan, Dr. Drs. Suprawoto, SH, M.Si, Wakil Bupati Dra. Hj. Nanik Endang Rusminiarti, MPd, Sekretaris Daerah Kab.Magetan, Ir. Hergunadi, MT, Wakil Ketua DPRD, Dandim diwakili oleh Kasdim 0804, Mayor Inf Edy Sunarko, S.Sos, Kapolres Magetan diwakili oleh Kompol Dadang Kurnia, SH, MH, beserta Perwakilan OPD terkait, dan Perwakilan Kajari Magetan.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Magetan, H. Sujatno, SE., MM mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada seluruh undangan yang hadir dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang sudah diterapkan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang tetap mematuhi Protokol Kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT,” ujarnya.

Perwakilan Kejari Magetan, Perwakilan OPD, Kasdim 0804, Mayor Inf Edy Sunarko, S.Sos, mewakili Dandim, Kompol Dadang Kurnia, SH, MH mewakili Kapolres Magetan

Di sisi lain, Bupati Magetan, Dr. Drs. Suprawoto, SH., M.Si menjelaskan, bahwa langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Magetan adalah optimalisasi pendapatan dengan pengembangan yang berbasis teknologi (E-PBB,E-BPHTB) yakni optimalisasi penagihan, sosialisasi kepada masyarakat melalui tatap muka langsung dan media lainnya.

“Langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Magetan ini tentunya adalah optimalisasi pendapatan dengan pengembangan yang berbasis teknologi (E-PBB, E-BPHTB) yakni optimalisasi penagihan, sosialisasi kepada masyarakat melalui tatap muka langsung dan media lainnya,” tuturnya

Beliau juga menambahkan bahwa pengalokasian belanja modal pada RAPBD 2021 sudah mempertimbangkan kebutuhan dan prioritas pembangunan tahun 2021 yaitu lebih diarahkan pada pemulihan ketahanan ekonomi daerah akibat dampak COVID-19.

“Untuk pengalokasian belanja modal pada RAPBD 2021 sudah mempertimbangkan kebutuhan dan prioritas pembangunan tahun 2021 yaitu lebih diarahkan pada pemulihan ketahanan ekonomi daerah akibat dampak COVID-19. Penurunan alokasi belanja modal lebih disebabkan oleh penurunan pos alokasi dana perimbangan dari pemerintah pusat,” imbuhnya.

Dan perlu diketahui, bahwa kegiatan rapat paripurna ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlangsung di tengah masa pandemi Covid-19.

Reporter : Dimas Ipung A Eko Purnomo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed