oleh

DPD NasDem Kab. Kediri Ikuti Pembacaan 4444 Sholawat Nariyah

KEDIRI | optimistv.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Jawa Timur, Jum’at, 22 Oktober 2021 mengadakan pembacaan 4444 Sholawat Nariyah bersama seluruh pengurus DPD kabupaten dan kota se Jatim.

Sedangkan kegiatan Pembacaan Sholawat Nariyah untuk DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri dipusatkan di Pondok Pesantren Pelajar Al Husna, Jalan Pendopo Selatan Nomor 9 RT. 020 RW. 007 Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Hadir pada Pembacaan 4444 Sholawat Nariyah dalam rangka Hari Santri Nasional 2021 dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Al Husna Wates di antaranya, para pengurus DPD Kabupaten Kediri, Khusnul Arif, S.Sos, Andik Mashudi, S.Sos, Vio Debby Saputra, Sobir, Kholiq Assyakur, serta beberapa pengurus DPC dan DPRt di Kabupaten Kediri.

Gus Tata (berbaju putih) bersama pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri berfoto dengan Grup Rebana Al Husna

Dalam kesempatan ini Ketua Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Drs. H. Lutfi Mahmudiono melalui Wakil Ketua Bidang OKK, Khusnul Arif, S.Sos, juga memberikan kuis berhadiah kepada para Santri yang hadir dan mengajak melantunkan Sholawatan bersama-sama.

Menurut Anggota DPRD Kabupaten Kediri yang akrab disapa Mas Pipin ini, Pembacaan 4444 Sholawat Nariyah di Ponpes Al Husna Wates tersebut merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh DPW Partai NasDem Provinsi Jawa Timur.

“Untuk memperingati Hari Santri Nasional tahun 2021 ini, DPW Partai NasDem Jawa Timur mengadakan berbagai kegiatan, seperti perlombaan untuk Santri dan Umum, pengajian kebangsaan bersama Gus Muwafiq, seminar, Happening Art dan Pembacaan 4444 Sholawat Nariyah serentak di 38 kabupaten / kota di Jatim,” terangnya.

Salah satu Santriwati mengikuti kuis berhadiah dari Mas Pipin

Sementara itu, seusai mengikuti Pembacaan 4444 Sholawat Nariyah secara daring bersama DPW Partai NasDem Jatim, Pengasuh Ponpes Al Husna Wates, Ustadz Ahmad Sultan Arifuddin dalam sambutannya di sela bersholawat bersama dengan iringan Grup Rebana, menceritakan terkait Resolusi Jihad, yaitu perjuangan para kyai dan santri melawan penjajah.

“Hari bersejarah tanggal 22 Oktober dimotori oleh Kyai dan Santri tersebut akhirnya ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional (HSN) oleh Presiden Joko Widodo,” terang Pengasuh Ponpes Al Husna Wates yang akrab disapa Gus Tata.

Gus Tata memimpin Sholawatan bersama para Santri Ponpes Al Husna

Kyai muda berusia 28 tahun ini juga menyambut baik pelaksanaan perayaan Hari Santri Nasional oleh Partai NasDem, karena jarang sekali ada partai politik yang ikut merayakan seperti ini. Gus Tata juga mengucapkan terima kasih dipilihnya Ponpes Al Husna untuk menjadi pusat kegiatan HSN Tahun 2021.

“Alhamdulillah Partai NasDem mau merangkul pondok pesantren untuk merayakan Hari Santri. Jarang-jarang kita menemui ada partai politik yang merayakan HSN, apalagi dengan melibatkan ponpes seperti ini,” ungkapnya.

Para Santri Ponpes Al Husna Wates sedang mengikuti Qiyamul Lail seusai Pembacaan 4444 Sholawat Nariyah

Gus Tata menghimbau kepada para Santri di seluruh Indonesia untuk selalu belajar, berjuang, dan membela NKRI, baik melalui pondok pesantren, pemerintahan maupun politik, dan lain sebagainya.

“Perjuangan itu tidak harus di pondok pesantren atau harus menjadi kyai saja, tetapi di semua lini Santri harus ikut memegang kendali, termasuk di politik dan dan lain sebagainya,” kata Gus Tata.

Reporter : Zainal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed