oleh

 Dispendukcapil Kabupaten Madiun Pelayanan Secara Online

MADIUN | optimistv.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun, pada hari ini, Sabtu (21/3/2020) di ruang Mall Pelayanan Publik, Jalan Alun-Alun Utara No 4 Kota Madiun, Jawa Timur, mengadakan konferensi pers.

“Terkait bentuk pelayanan umum secara tatap muka, mulai hari Senin, tanggal 23 Maret 2020 ditutup untuk sementara waktu dialihkan melayani secara Online melalui petugas registrasi desa tapi untuk layanan legalisir atau keperluan mendesak bisa dilayani di kantor,” kata Kadis Dukcapil Kabupaten Madiun, Sugiharto.

Lebih lanjut Kadis Sugiharto menjelaskan, ini semua arahan Dirjen Adminduk Kementerian Dalam Negeri, serta Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor: 420/1780/101.1/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Corona Virus Disease (Covid-19), dan instruksi Bupati Madiun, Nomor: 4/INTRUKSI/2020 tentang antisipasi meningkatnya resiko penyebaran Covid-19 bidang kemasyarakatan.

Untuk itu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun mengalihkan layanan yang bersifat tatap muka langsung menjadi pelayanan secara online. Terkait hal tersebut, nantinya Camat akan menyampaikan kepada Kepala Desa/Lurah di wilayah masing-masing.

Kadis Sugiharto menambahkan, “Untuk layanan online berbasis SIAK Desa/Kelurahan interaksi dengan penduduk dilakukan dengan pengiriman persyaratan lewat nomor WhatsApp petugas registrasi desa dengan tatacara sebagaimana terlampir, nomor yang bisa dihubungi; 0821 4186 1025,” terangnya.

Untuk validasi, verifikasi dan pencetakan dokumen dilakukan  di kantor Dispendukcapil. Selanjutnya hasil dokumen dikirim ke desa/kelurahan secara bertahap oleh petugas Dukcapil, apabila mendesak  dan segera bisa diambil oleh petugas registrasi desa dengan memanfaatkan SPPD sesuai mekanisme pemanfaatannya. Selanjutnya desa mendistribusikan dokumen yang sudah jadi ke penduduk sesuai dengan alamat pemohon.

“Kadis Sugiharto berharap, untuk antisipasi pencegahan Covid-19 masyarakat bisa memahami hal ini dan himbauan itu tidak boleh kumpul orang terlalu banyak, dan mudah-mudahan virus Corona tidak ada di Kabupaten Madiun,” pungkasnya.

Reporter : Ben

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed