oleh

Diancam Mati oleh Kadispendik, Wartawan & LSM Akan Gruduk ke Kantornya

PASURUAN | optimistv.co.id – Pidato Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan, Hasbullah yang baru sehari dilantik bupati dan diliput oleh beberapa media, Rabu (19/01/22), nampaknya akan berbuntut panjang. Pasalnya, saat itu di hadapan pegawainya, Hasbullah bak seorang jagoan yang sakti mandraguna bisa membuat wartawan dan LSM yang mengganggunya langsung mati.

Bahkan bagaikan orang yang paling berkuasa di dunia, Hasbullah juga meminta video saat dirinya berpidato tersebut supaya disebarkan kepada semua wartawan dan LSM. Dia juga terkesan menilai bahwa kerja wartawan dan LSM itu hanyalah untuk mengganggu lembaganya. Maka dari itu dirinya mengatakan kepada semua kepala sekolah untuk tidak takut kepada wartawan maupun LSM, karena kalau ada yang mengganggu, maka mati.

Video permintaan maaf Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah yang mengaku ditegur keras oleh Bupati H.M.Irsyad Yusuf , SE, MMA

Setelah video yang juga berisi ancaman kepada wartawan dan LSM tersebut tersebar serta menjadi viral di masyarakat, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah juga meminta maaf, karena dirinya langsung ditegur secara keras oleh Bupati H.M.Irsyad Yusuf , SE, MMA.

Menanggapi adanya video ancaman dan pelecehan profesi ini, beberapa jurnalis maupun LSM di grup WA (WhatsApp) Pasuruan raya sepakat untuk menggelar aksi dan meminta agar kadispendik yang baru tersebut ditindaktegas dan dilaporkan ke pihak berwajib.

Ketua Aliansi Jurnalis Pasuruan Bersatu (AJPB) Kabupaten Pasuruan, Henry Zulfianto, SH

Sementara itu, Ketua Aliansi Jurnalis Pasuruan Bersatu (AJPB) Kabupaten Pasuruan, Henry Zulfianto, SH menilai bahwa ucapan Hasbullah tersebut sudah keterlaluan dan melecehkan profesi wartawan serta LSM, karena menurutnya hanya sebagai pengganggu saja.

Tidak terima profesinya dilecehkan dan diancam mati, Henry mengajak semua jurnalis dan LSM di Pasuruan Raya, untuk menggelar aksi bersama-sama dengan mendatangi kantor Dispendik Kabupaten Pasuruan di perkantoran dinas Raci pada Hari Kamis besuk pagi (20/01/22).

Para wartawan yang tergabung dalam AJPB

“Ucapan Hasbullah itu sama halnya pengancaman serta diskriminasi terhadap profesi jurnalis khususnya di Kabupaten Pasuruan. Maka dari itu, besok pagi (kita dari AJPB beserta aliansa lainnya dan LSM se Pasuruan Raya akan mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan untuk meminta klarifikasi kepada Hasbullah atas apa yang dia sampaikan dalam video tersebut,” ujarnya.

Reporter : Andik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed