oleh

Datang di Alaska, Mas Dhito Dimintai Gaji Satu Juta

KEDIRI | optimistv.co.id – Calon Bupati Kediri, H. Hanindhito Himawan Pramana, SH, Minggu, 15 November 2020, melakukan blusukan di wilayah Kecamatan Wates untuk menemui warga secara langsung di beberapa tempat.

Dalam blusukan ini, Putra Sekretaris Kabinet, Pramono Anung ini juga mengunjungi salah satu obyek wisata yang menjadi andalan Desa Tempurejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yaitu ALASKA (Alas Karetan).

Di tempat wisata yang sedang viral tersebut, Mas Dhito berkeliling ke semua stand dan warung-warung untuk melihat dagangan sambil berdialog dengan para pedagang. Saat berkeliling, Mas Dhito sering dicegat pengunjung untuk diajak berfoto selfi.

Yang menarik, saat perjalanan ke pintu keluar, Calon Bupati Kediri yang berusia 28 tahun ini dicegat oleh salah satu Ketua RT di Desa Tempurejo dengan maksud untuk mengusulkan supaya semua Ketua RT diberikan kesejahteraan atau gaji minimal Rp. 1 juta per bulan.

“Tolong Mas, semua RT yang ada di Kabupaten Kediri diberikan kesejahteraan dalam bidang mengikuti aturan-aturan desa. Di desa itu kalau ada kepentingan sedikit aja RT yang selalu dikejar-kejar, terapi honornya itu satu bulan cuma lima puluh ribu dikasihkan empat bulan sekali. Jadi kita sebagai RT nerima uang dua ratus ribu itupun masih dipotong pajak, jadi cuma menerima seratus delapan puluh ribu selama empat bulan. Intinya RT ingin mendapatkan gaji satu juta (sahut salah satu orang yang berada disitu) dan ada semacam SKB,” pinta Didik Budiono sebagai Ketua RT 12 Desa Tempurejo.

Dengan adanya permintaan dari Ketua RT tersebut, Mas Dhito tidak ingin tergesa-gesa memberikan keputusan, tetapi beliau akan melihat dulu APBD yang ada.

“Ini harus kita kaji dulu karena jumlah RT di Kabupaten Kediri ini kalau saya tidak salah, ada sembilan ribu sekian RT, jadi harus dilihat dulu kemampuan dari anggaran belanja atau APBD yang ada di Kabupaten Kediri. Karena kita juga di satu sisi lerlu membangun banyak hal yang harus dibangun di Kabupaten Kediri, tapi tidak juga melupakan kesejahteraan, baik itu dari tingkat RT, RW, Kepala Desa, Camat, dan sebagainya,” ulas Mas Dhito.

Reporter : Ruchi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed