oleh

Bupati Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Ke-61

TULUNGAGUNG | optimistv.co.id Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Tulungagung melaksanakan upacara peringatan HUT Agraria dan Tata Ruang Ke-61.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, MM selaku inspektur upacara. Upacara juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs. Sukaji, M.Si, Kepala Pertanahan Kabupaten Tulungagung H. Tulus Susilo, SH., MH, dan Kepala Perangkat Daerah terkait.

Peringatan HUT Agraria dan Tata Ruang ke-61 Tahun 2021 ini mengusung tema  “Percepatan Pemulihan Ekonomi Melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang profesional.”

Terkait pelaksanaan Reforma Agraria, saat ini Kementerian ATR/BPN sudah menerbitkan sertifikat redistribusi tanah hasil pelepasan kawasan hutan dan tanah bekas hak yang sudah tidak diperpanjang atau diterlantarkan. Hal ini bertujuan, agar dapat diberdayakan asetnya untuk dijadikan modal usaha sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dalam rangka percepatan PTSL sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional, saya mengajak Gubernur dan Bupati/Walikota untuk mensukseskan program ini dengan membantu masyarakat yang kurang mampu melalui penyediaan anggaran Pra-PTSL,serta membantu meringankan beban masyarakat dengan pengurangan atau bahkan penghapusan BPHTB,” ujar Menteri.

Menurutnya, masih banyak dijumpai kendala sertifikat tidak terbit karena masyarakat tidak mampu membayar BPHTB, sehingga target tahun 2025 seluruh bidang tanah di Indonesia terdaftar dapat dicapai.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan (SK) Presiden RI dan penyematan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya secara simbolis oleh Bupati Tulungagung Drs, Maryoto Birowo, MM.

Selain itu, dalam rangkaian acara ini juga dilakukan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada masyarakat dengan jumlah 362 sertifikat.Di sela-sela acara tersebut Bupati.

Kepala Kantor Pertanahan Tulungagung, H. Tulus Susilo, S.H, M.H menyampaikan, pihaknya harus lebih aktif lagi, lebih dinamis lagi terutama untuk menyentuh masyarakat agar mereka mempunyai suatu hak. Beliau juga menjelaskan saat ini pun ada hampir 905 aset yang sudah dikerjakan.

“Lebih dari itu, kita juga harus berbuat sesuatu agar masyarakat jika punya tanah pribadi itu harus memiliki pembuktian yang tersertifikasi,” pungkasnya.

Reporter : Budi.S

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed