oleh

BKPSDM Sumenep Terapkan Sterilisasi Cegah Penyebaran Covid-19

SUMENEP | optimistv.co.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menerapkan sistem sterilisasi bagi tamu atau pengunjung dan juga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan BKPSDM Kabupaten Sumenep.

Hal itu dilakukan dalam rangka mengantisipasi penyebaran dan memutus mata rantai pandemi Covid-19 atau Corona Virus di wilayah Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Sumenep.

Menurut Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Abdul Majid, S. Sos, M. Si, kepada media optimistv.co.id, mengatakan sebagai instansi kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, pihaknya harus memberikan suatu contoh yang baik dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Salah satunya yaitu mempersiapkan tempat untuk sterilisasi bagi tamu dan pengunjung atau ASN dilingkungan BKPSDM,” kata Abdul Majid, kepada media ini. Rabu (01/04) di ruang kerjanya.

Dikatakan Majid, biasa dipanggil, pihaknya juga mengadakan kegiatan berjemur bagi semua pegawai/ASN dilingkungan BKPSDM walaupun mungkin ada yang mengatakan hoax, namun baginya itu masih positif, dari pada kita tidak sama sekali berbuat.

“Jadi untuk itu, setiap jam 10 kami adakan jemur bersama didepan kantor kami, paling tidak mereka itu berkeringat dalam menanggulangi. Yang terbaik, kita buat baik saja lah,” terangnya.

Mantan Kepala Dinas DPM & PTSP Kabupaten Sumenep itu juga mengatakan, saat ini juga sudah ada aplikasi untuk melaporkan pegawai ASN yang terindikasi/suspek terhadap Covid-19 khusus pegawai ASN tersebut.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan dan Alhamdulillah hingga saat ini belum ada ASN yang terkenak suspek dari Vorona Virus mematikan ini,” ungkapnya.

Beliau berharap mudah-mudahan kedepan seluruh Indonesia aman dan tidak lagi ada virus-virus seperti itu, sehingga perjalanan dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan.

“Kabupaten Sumenep sementara ini masih masuk lampu hijau, karena sampai saat ini masih belum ditemukan atau terindikasi pegawai/ASN dan juga masyarakat yang positif virus mematikan tersebut. Semoga tidak berubah, dan kami masih tetap bekerja dikantor dan Alhamdulillah berjalan seperti biasa. Kamipun menunggu surat edaran/petunjuk dari Bapak Sekda untuk selanjutnya bagaimana jam masuknya,” sambung dia.

“Tapi yang jelas, apa yang kami lakukan dari surat edaran tersebut telah dilaksanakan dan kami sangat mendukung terhadap kegiatan-kegiatan ini guna mencegah dan antisipasi menyebarnya wabah Covid-19 ini,” ujarnya.

Disamping itu, Majid menambahkan, pada tanggal 23 Maret 2020, untuk sementara, kami juga sudah menutup Gedung KORPRI, karena gedung tersebut merupakan tanggungjawabnya, sehingga tidak ada lagi kegiatan di gedung itu. Kurang lebih hingga bulan Agustus pihaknya baru akan dibuka pendaftaran, itupun kalau ada petunjuk lebih lanjut. Namun, jika ada petunjuk tidak sampai bulan Agustus atau Mei kami buka kembali.

“Para penyewa KORPRI saya harapkan semuanya tidak beraktifitas dan kami beri surat edaran pada mereka yang telah menyiwa agar ditunda. Ada salah satu yang memang memundurkan diri, ada yang sadar bahwa tidak akan melakukan kegiatan, tapi ditunda pada bulan Agustus,” imbuhnya.

“Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar, KORPRI tidak ada kegiatan sama sekali. Semoga ini juga ditiru oleh pihak-pihak swasta yang menyewakan tempat agar tidak berkumpul,” paparnya.

Ia juga menuturukan, jika rapat-rapat di Pemda tidak ada lagi tapi pakek telekomfren yang dipimpin langsung oleh Bupati. Seperti kemarin kami semua OPD juga telah mengikuti rapat telekomfren itu sehingga apa yang menjadikan perintah dari Bapak Bupati kami dapat melakukan semuanya.

“Harapan kami mudah-mudahan OPD ini dapat berjalan seperti biasa sehingga target dari pada kegiatan program pelayanan masyarakat tetap berjalan seperti biasa,” katanya.

“Dengan adanya wabah Virus Corona ini juga berdampak sekali terhadap tes tahap kedua SKB, sehingga sampai saat ini kami seluruh Indonesia menunggu lebih lanjut kapan tes tahap kedua SKB ini akan dilaksanakan,” tukas dia.

Reporter : Sheno – Amien

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed