oleh

Berkas Kasus Gedung Dinkes Sumenep “Ngendap”, LBH Wiraraja Menduga Ada Kongkalikong

SUMENEP | optimistv.co.id – Proses hukum kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Gedung Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, yang dilaporkan ke Polda Jawa Timur tahun 2014, dan telah dilimpahkan ke Polres Sumenep pada tahun 2015 silam, sampai saat ini masih belum ada kepastian hukum.

Bahkan proses kasus ini dinilai terkesan jalan di tempat. Sebab, berkas kasus tindak pidana kasus korupsi tersebut sampai saat ini masih “ngendap” di Satreksrim Polres Sumenep.

Melihat fenomena tersebut, Heri Santoso, selaku Divisi Investigasi dan Pelaporan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Wiraraja Sumenep mengaku telah melakukan upaya konfirmasi terhadap Kasat Reskrim Polres Sumenep terkait kelanjutan kasus dugaan korupsi gedung Dinkes Sumenep yang pernah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep pada bulan Januari 2020 kemarin.

“Saya mengkonfirmasi per surat ke Kasat Reskrim Polres Sumenep terkait kasus korupsi pembangunan gedung Dinkes yang sempat mangkrak sampai bertahun-tahun,” kata Heri kepada media ini, Selasa (29/9).

Lebih lanjut dikatakan, karena berkas kasus tersebut sudah di P19 pada bulan Januari 2020 oleh Kejari Sumenep. Namun sampai saat ini Polres Sumenep belum bisa melengkapi berkas yang dikembalikan oleh Kejaksaan.

“Ada apa dengan Polres Sumenep, saya menduga ada kongkalikong dalam persoalan ini,” tambahnya

Sementara AKP. Widiarti, SH, selaku Kasubag Humas Polres Sumenep saat dikonfirmasi melalui samabungan aplikasi WhatsAppnya oleh awak media mengatakan dengan singkat jika kasus tersebut sampai saat ini masih P18. “Masih P18,” singkatnya.

Reporter : Endar

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed