oleh

Anak-Anak PJB Kabupaten Lumajang diperiksa Massal Tim Dokter UNAIR

LUMAJANG | optimistv.co.id – Ratusan anak penderita Penyakit Jantung Bawaan (PJB) di Kabupaten Lumajang melakukan Skrining dan pemeriksaan Ekokardiografi dalam rangka pengabdian masyarakat Divisi Kardiologi Anak RSUD Dr. Soetomo Universitas Airlangga di Panti PKK Kabupaten Lumajang, Sabtu (6/11).

Kegiatan yang juga diinisasi oleh Yayasan Adventure Makelar Surga (AMS) itu juga melibatkan sejumlah dokter anak dan spesialis jantung di Kabupaten Lumajang.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq yang hadir pada kegiatan tersebut mengapresiasi Yayasan AMS yang sampai saat ini memberikan kontribusi besar terhadap upaya pengobatan pasien PJB di Kabupaten Lumajang.

“AMS ini memberikan pelayanan yang terbaik terutama kepada anak-anak PJB yang itu harus kita rawat,” ungkapnya.

Ia pun memberikan semangat kepada para orang tua pasien PJB agar tetap tegar dan mengupayakan apapun yang bisa dilakukan.

“Kita berikhtiar yang kita maksimalkan apa yang kita bisa upayakan,” imbuhnya.

Ketua Yayasan AMS, Niken S mengatakan sampai saat ini sudah ada 26 pasien PJB di Kabupaten Lumajang yang sudah dinyatakan sembuh 102 pasien lainnya masih dalam proses penyembuhan.

Untuk itu, Ia meminta agar para orang tua tetap semangat mendampingi anak-anak PJB.

“Banyak yang sudah sembuh, bapak ibu harus semangat pemerintah sudah menyuport kita, harapannya ini bisa rutin,” ungkapnya.

dr. Makhrus Ali Rahman, Spesialis anak Universitas Airlangga menjelaskan kegiatan yang dilaksanakannya tersebut rutin dilaksanakan di Kabupaten Lumajang.

Menurutnya, Ia bersama Tim memilih Kabupaten Lumajang karena kerjasama yang dilakukan baik.

“Beberapa kali acara kita adakan di sini, di tempat lain belum, bagi kami Lumajang istimewa karena kerja samanya baik sekali, pasien-pasien itu terarah pengarahannya,” jelasnya.

Dalam kegiatan Skrining dan pemeriksaan itu, dr. Makhrus membawa tim lengkap sehingga nantinya diharapkan membawa hasil yang maksimal dan mampu memotivasi untuk terus melakukan perawatan terhadap anak-anak yang menderita PJB. (Kom)

Reporter : Nana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed