oleh

15 Kepala Desa di Trenggalek Dilantik Bupati

TRENGGALEK | optimistv.co.id – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin melantik  kepala desa hasil pilkades serentak beberapa waktu lalu sebanyak 15 Kepala Desa di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (29/4/2021).

Dalam pelantikan, Bupati Trenggalek, ajak para kepala desa untuk bisa menjadi duta pemerintah yang mampu mengajak segenap warga masyarakat untuk patuhi himbauan pemerintah.

“Sesaui arahan Bapak Presiden, tugas desa adalah aman penyebaran Covid 19. Kejadian di India saat ini, pandemi Covid tidak terkendali jangan sampai terjadi di tanah air,” tuturnya.

“Sebelumnya penanganan covid di negara ini terbaik, karena mereka termasuk negara yang bisa memproduksi vaksin. Namun karena kelengahan menjadikan kondisi saat ini yang  sangat  mencekamkam,” imbuhnya.

Pesan Pak Presiden lanjutnya, kondiai ini jangan sampai terjadi di Indonesia. Berkaca dari India momentum Idul Fitri yang baik, diharapkan tifak menjadikan kluster penyebaran Covid yang tidak terkendali.

“Maka dari itu tundalah mudik untuk mengamankan keluarga kita da  orang orang yang kita cintai,” pesan lanjut pria yang akrab disapa Gus Ipin ini.

“Jangan karena niat kita yang baik, namun karena lengah malah justru membahayakan orang di sekitar kita,” lanjutnya.

Sepulang dari pelantikan para kades terlantik saya harapkan bisa menjadi duta pemerintah. Himbau masyarakat untuk waspada covid dan patuhi protokol kesehatan.

Antisipasi warga yang mau mudik, tanya dan catat setiap keluarga yang anggota keluarganya akan melakukan mudik, sehingga antisipasi bisa dilakukan lebih dini.

Bupati Arifin mengajak para kades dan jajarannya untuk lebih serius lagi dalam penanganan Covid. “Kalau seperti ini terus, kita terus melakukan refokusing anggaran, maka tidak akan ada kemampuan anggatan untuk membangun. Anggaran hanya difokuskan pada penanganan Covid saja,” jelasnya.

Selain itu, bantuan sosial desa diharapkan segera disalurkan untuk bisa membantu meringankan beban masyarakat.

Bupati ini juga menyinggung mengenai upaya pemulihan ekonomi dimasa pandemi. Kades diminta untuk kembali aktifkan desa wisata sehingga banyak kunjungan ke desa yang dapat memberikan peluang pendapatan masyarakat.

Diceritakan olehnya, sebelum pelantikan pihaknya bertemu dengan 35 pengelola desa wisata dalam sebuah gorum, Focus Discusion Group (FDG) yang tujuannya meningkatkan potensi desa wisata. “Saya ingin tahun depan akan ada 100 desa wisata yang siap dijual dan juga aman covid,” tutupnya.

Reporter : Hardi / Mar’atus

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed